POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Alun-alun Kabupaten Gianyar berubah jadi lautan kreativitas, Senin (6/4/2026) sore. Sebanyak 200 pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga SLB Negeri Gianyar ambil bagian dalam lomba melukis spontan yang merupakan rangkaian Pekan Budaya Gianyar.
Mengusung tema cagar budaya, para peserta bebas mengekspresikan imajinasi mereka di atas kanvas. Beragam objek khas Gianyar pun muncul, mulai dari pura, situs bersejarah, hingga lanskap budaya Bali yang tetap lestari.
Sejak kegiatan dimulai, suasana tampak semarak. Para pelajar terlihat serius menggoreskan kuas, sementara guru dan pendamping setia memberikan arahan. Kehadiran komunitas seni lukis, seperti Baturulangun Batuan, turut menambah semangat sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman bagi peserta muda.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, mengatakan, kegiatan ini tak sekadar lomba, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda. “Melalui tema cagar budaya, kami ingin anak-anak lebih mengenal dan mencintai warisan leluhur,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi pelajar menunjukkan minat generasi muda terhadap seni rupa masih sangat besar. Hal ini menjadi modal penting dalam menjaga Gianyar sebagai pusat seni dan budaya.
Ia menegaskan, pembinaan berkelanjutan perlu dilakukan agar potensi para pelajar bisa berkembang maksimal. Selain itu, kegiatan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal. “Ini bukan hanya lomba, tapi ruang belajar, apresiasi, dan interaksi bagi generasi muda,” tegasnya.
Melalui goresan warna yang lahir dari tangan-tangan muda tersebut, semangat pelestarian budaya tampak terus hidup. Seni menjadi jembatan, menghubungkan tradisi dengan kreativitas generasi masa kini. adi
























