Selly Mantra Apresiasi Peran Multifungsi Ibu-ibu Masa Kini

  • Whatsapp
KETUA Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra saat membuka webinar peran orang tua dalam mengendalikan dan mengatasi masalah tantrum pada anak autis, Selasa (22/12/2020). foto: ist

DENPASAR – Perempuan mempunya peran multifungsi di era sekarang ini. Selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai perempuan karier. Bahkan di masa pandemi sekarang iniL perempuan menjadi garda terdepan dalam keluarga sebagai dokter dan perawat keluarga.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi peran multifungsi ibu-ibu di era sekarang ini,” ujar Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra saat membuka webinar peran orang tua dalam mengendalikan dan mengatasi masalah tantrum pada anak autis, Selasa (22/12/2020) di Denpasar.

Bacaan Lainnya

Webinar yang juga dihadiri Asisten Deputi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Elvi Hendrani juga diikuti seluruh organisasi perempuan di Kota Denpasar.

Apresiasi ini juga disampaikan pada ibu-ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus. Karena ditengah pandemi harus memberikan perhatian pola asuh yang tepat termasuk pendampingan intensif terhadap anak-anaknya.

“Saya mengacungkan dua jempol pada ibu-ibu yang mempunyai anak kebutuhan khusus. Karena di tengah pandemi bekerja sangat ekstra, untuk keberhasilan pola asuh bagi anaknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Selly Mantra menambahkan Pemerintah Kota Denpasar merupakan pertama di Bali telah membangun pusat layanan autis. Yang sampai saat ini telah memberikan sebanyak 65 anak autisme. Pada momen puncak peringatan hari ibu ke-92, Selly Mantra mengharapkan ibu-ibu meningkatkan pengetahuan salah satunya melalui webinar seperti ini.

Baca juga :  Menristek: Ventilator untuk Pasien Covid-19 Produksi Indonesia Sebagian Masih Uji Endurance

Ia juga selalu mendorong para orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus untuk terus memperhatikan pola asuh anaknya agar mempunyai peluang hidup lebih baik di masa depan. Selly Mantra juga tetap mengingatkan semua agar selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Elvi Hendrani mengapresiasi Kota Denpasar yang menjadi menjadi peringkat tertinggi menuju kota layak anak dengan kota Solo dan Kota Surabaya.

Untuk itu agar selalu memperhatikan 4 hak dasar anak yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk dilindungi, dan hak untuk partisipasi dalam pembangunan. Karena semua anak mempunya peran penting dalam berwarga negara termasuk anak berkebutuhan khusus. “Saya harapkan hak-hak dasar anak dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar I Gusti Agung Sri Wetrawati menyampaikan peringatan hari ibu ke-92 untuk menekankan makna perjuangan perempuan yang telah diawali pada tahun 1928. Sehingga bagi perempuan sekarang ini dapat inspirasi untuk menerapkan nilai-nilai perjuangan perempuan. Disamping juga meningkatkan peran ibu dalam pendidikan pola asuh anak. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.