Sejumlah Warga Kecewa Tak Kebagian, Operasi Pasar Buka 15 Menit Langsung Ludes

OPERASI pasar yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perindustrian dan Perdagangan Jembrana di halaman kantor Desa Pohsanten, Mendoyo, Senin (23/10/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Menekan harga sembako dan menjaga kelangsungan pasokan bahan pokok di pasar, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perindustrian dan Perdagangan Jembrana melangsungkan operasi pasar di halaman kantor Desa Pohsanten, Mendoyo, Senin (23/10/2023).

Sayang, operasi pasar dengan menggandeng Perum Bulog tersebut hanya dalam waktu 15 menit ludes diserbu pembeli. Kondisi itu membuat sejumlah calon pembeli yang tidak kebagian jadi kecewa.

Read More

Dalam operasi pasar murah ini terdapat komoditas sembako meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah dan bawang putih. Antusiasme warga terlihat saat operasi pasar dibuka sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam tempo hanya 15 menit, semua komoditas sembako yang dibawa petugas habis terjual.

Salah seorang warga, Ni Nyoman Sutami, asal Desa Pohsanten, mengaku sangat kecewa karena sama sekali tidak memperoleh barang yang dijual. “Saya sangat kecewa, keburu semuanya habis. Seharusnya barang yang dijual lebih banyak, sehingga semua kebagian,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan I Ketut Budi. Dia menyebut sebenarnya dengan adanya operasi pasar murah ini, warga sangat merasa dibantu karena harga lebih murah. “Saya hanya dapat beli beras sama minyak, yang lain tadi keburu habis diborong. Ya lumayan sih harganya agak murah sedikit dibanding yang lain,” tuturnya.

I Putu Gede Mahaputra, Fungsional Analis Perdagangan Dinas Koperasi/UKM dan Perdagangan Jembrana, menilai antusiasme warga dalam pasar murah kali ini luar biasa. “Terbukti tadi baru 15 menit berlangsung sudah habis terjual,” sebutnya.

Mahaputra membeberkan, petugas menyediakan beras sebanyak 1 ton yang dijual seharga Rp10.400 per kilogram. Minyak goreng sebanyak 240 liter dengan harga Rp14 ribu per liter, lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per liter.

Dalam operasi pasar juga disediakan 25 kilogram gula pasir dengan harga Rp14.500 per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing 30 kilogram. Bawang putih dijual Rp28 ribu per kilogram, lebih murah Rp4.000 dibandingkan di pasar dan warung. Bawang merah dijual Rp10 ribu per kilogram, lebih murah Rp2.000 dibanding harga di pasar dan warung.

“Operasi pasar ini tidak hanya dilaksanakan di Desa Pohsanten, rencananya akan berlangsung dua kali lagi, yaitu di Desa Mendoyo Dangin Tukad pada 24 Oktober; dan di Desa Mendoyo Dauh Tukad pada tanggal 25 Oktober. Operasi pasar ini diharap mampu membantu masyarakat mendapat sembako dengan harga terjangkau, dan menjaga kelancaran pasokan di pasar,” pungkasnya. man

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.