Mengenal 3 Lawan Perseden Denpasar pada Putaran Nasional Piala Soeratin U17

TIM U17 Persebaya Surabaya saat menjuarai Piala Soeratin Zona Jawa Timur 2026. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – PSSI Pusat mengeluarkan surat edaran V tentang Putaran Nasional Piala Soeratin 2026. Surat yang diteken Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi tertanggal 17 September 2026, salah satunya mengatur pembagian zona, dimana tiga wakil Bali U13, U15 dan U17 berada di Zona 4 dengan penyelenggara Asprov PSSI Jawa Timur (tuan rumah).

Itu artinya tiga tim wakil Bali (Bali United FC U13, Bali United U15 dan Perseden Denpasar U17) akan menghadapi tim juara dari tiga provinsi; Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Timur.

Read More

”Putaran nasional dibagi dalam 8 zona, dan hanya juara masing-masing zona yang lolos ke babak selanjutnya,” kata Sekretaris Umum Asprov PSSI Bali, Dewa Made Teges Wirawan, belum lama ini.

Dari penelusuran posmerdeka.com, tiga lawan tim U17 Perseden adalah Tim U17 Persiba Bantul (juara provisi DIY), PSCS Cilacap ((juara Jawa Tengah) dan Persebaya Surabaya (juara Jawa Timur).

Persiba Bantul U17 menjuarai Piala Soeratin U-17 2026 untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026. Di final final, tim dengan julukan Laskar Sultan Agung Muda yang dibesut Pelatih Endro Bawono itu, menang susah payah atas Mataram Utama FC U17 dengan skor tipis 1-0, di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Minggu (30/8/2026).

Di hari yang sama, Tim U17 PSCS (Persatuan Sepakbola Cilacap dan Sekitarnya) Kabupaten Cilacap juga menyegel tiket ke putaran nasional setelah tampil sebagai juara Zona Jawa Tengah 2026. Di final, tim asuhan Pelatih Jimmy Suparno mengalahkan Safin Pati FC U17 dengan skor 1-0, di Lapangan Kota Barat, Surakarta.

Dalam pertandingan final itu, PSCS tampil solid dengan mengandalkan strategi serangan balik. Setelah unggul, tim asuhan Jimmy Suparno lebih banyak bertahan pada babak kedua untuk mengamankan keunggulan hingga peluit akhir.

“Strategi yang saya terapkan untuk menghadapi Safin Pati, alhamdulillah berjalan dengan lancar. Kami mengenalkan counter attack karena mereka menggunakan tiga pemain belakang,” ujar Jimmy usai laga.

Kemudian Tim U17 Persebaya Surabaya. Pada laga final, di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (12/9/2026), Green Force muda mampu bangkit dari situasi tertinggal dan menutup dengan kemenangan 3-1 atas Inter Pemuda Kediri.

Kemenangan dilaga final tersebut memang tidak diraih dengan mudah. Terlebih, Persebaya lebih dulu berada dalam posisi tertekan setelah Inter Pemuda Kediri mencetak gol pada menit ke-50.

Namun, kondisi itu tidak membuat skuad asuhan Yongky Kastanya kehilangan fokus. Hasil 3-1 pada skor akhir, memberi sinyal betapa kuatnya mental para pemain muda Green Force.

Tim Paling Gacor
Ajang Piala Soeratin adalah sebuah turnamen kompetisi sepakbola paling tua di Indonesia, karena mulai digulirkan PSSI sejak tahun 1965, dimana Persema Malang menjadi juaranya di tahun itu.

Sebenarnya, Piala Soeratin diperuntukkan bagi pemain sepakbola yang berusia 18 tahun ke bawah. Nama Soeratin diambil dari nama depan mantan ketua umum PSSI yang pertama yaitu Soeratin Sosrosoegondo untuk mengenang jasa-jasa dia dalam merintis dan membangun sepakbola Indonesia.

Namun sejak 2012, regulasi Piala Soeratin diubah PSSI, yang diperuntukkan bagi pemain sepakbola yang berusia 17 tahun ke bawah. Ditambah lagi dua kategori kelompok usia dibawah 13 tahun (U13) dan U15.

Dari ketiga calon lawan Tim U17 Perseden itu, tampaknya Persebaya paling gacor karena pernah jadi juara tiga kali di tahun 1976, 2001 dan tahun 2018. Persebaya juga tiga kali jadi finalis (runner up) yakni tahun 1995, 1998 dan 2024.

Sementara Perseden dalam sejarah perjalanan di kancah Piala Soeratin, hanya sekali tampil sebagai finalis di tahun 1991. Bermain di partai final yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Perseden dipaksa harus mengakui keuggulan Persikasi Bekasi dengan skor 1-2.

Prestasi membanggakan di kancah kompetisi junior nasional yang terukir pada 35 tahun lalu, kini coba diretas kembali skuad Tim U17 Perseden. Diawali dengan menjuarai tingkat provinsi Bali 2026, tim yang ditangani Pelatih Kepala I Wayan Metra ”Mick” Jaya siap menyongsong putaran nasional di Surabaya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.