Bukan Cuma Jago Kandang, Bank BPD Bali Sejajar dengan Bank Raksasa Nasional di Prominent Awards 2026

BANK BPD Bali meraih penghargaan Prominent Awards 2026 kategori Excellence in Regional Banking Performance and Sustainable Profit Growth di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu malam (23/9/2026). Foto: ist
BANK BPD Bali meraih penghargaan Prominent Awards 2026 kategori Excellence in Regional Banking Performance and Sustainable Profit Growth di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu malam (23/9/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Bank BPD Bali kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Konsistensi dalam menjaga pertumbuhan kinerja keuangan, kualitas fundamental, serta tata kelola perusahaan mengantarkan Bank BPD Bali meraih penghargaan Excellence in Regional Banking Performance and Sustainable Profit Growth dalam ajang Prominent Awards 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, mewakili manajemen perseroan di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu malam (23/9/2026).

Read More

Prominent Awards 2026 merupakan penganugerahan tahunan ke-4 hasil kolaborasi Metro TV dan Salutee Consulting. Mengusung tema “Indonesia Berdaya”, ajang ini memberikan apresiasi kepada 33 institusi BUMN, BUMD, swasta, hingga pimpinan lembaga yang dinilai memberi dampak nyata bagi kemajuan negeri.

Dalam klaster BUMD dan lembaga negara, Bank BPD Bali bersanding dengan nama-nama besar seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Sulselbar. Sementara pada kategori swasta dan BUMN, penghargaan juga diberikan kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), hingga PT Telkomsel.

CEO Salutee Consulting sekaligus Founder Prominent Awards, Arief Hidayat Thamrin, menegaskan bahwa penghargaan ini dirancang bukan sekadar selebrasi seremonial, melainkan pendorong motivasi nasional. ‘’Prominent Awards hadir membawa misi besar untuk memberikan motivasi dan perubahan bagi Indonesia. Kami mengusung tema Indonesia Berdaya sebagai wujud keyakinan bahwa nilai-nilai Pancasila akan membawa bangsa ini semakin maju dan sejahtera,’’ ujar Arief.

Proses penilaian dilakukan secara independen, objektif, dan transparan oleh Dewan Juri yang terdiri dari para pakar dan akademisi terkemuka. Di antaranya Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Dr. Martani Huseini, Wakil Rektor Univ. Bhayangkara Jakarta Raya Prof. Dr. Istianingsih, Peneliti Senior UI Dr. Triarko Nurlambang, Praktisi UMKM Ir. Yuana Sutyowati, serta Direktur Utama Metro TV Arief Suditomo. Kriteria penilaian tidak hanya mengukur capaian finansial, tetapi juga integritas tata kelola, inovasi keberlanjutan, serta dampak sosial bagi masyarakat.

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Apresiasi berskala nasional ini sejalan dengan realisasi kinerja keuangan Bank BPD Bali yang solid. Pada tahun buku 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,10 triliun, tumbuh 25,39 persen (year-on-year). Dari capaian tersebut, Bank BPD Bali menyetorkan dividen sebesar Rp826,10 miliar untuk pembangunan daerah.

Tren positif berlanjut pada Semester I 2026 dengan perolehan laba bersih mencapai Rp755,75 miliar, atau naik 17,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total aset perseroan juga meningkat dari Rp41,38 triliun pada akhir 2025 menjadi Rp42,74 triliun per Juni 2026, ditopang utama oleh penyaluran kredit sebesar Rp25,85 triliun.

Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud dedikasi seluruh insan perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta menjaga kepercayaan nasabah.

‘’Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam menjalankan fungsi intermediasi. Capaian ini tak lepas dari sinergi bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat. Kami berkomitmen terus memperkuat peran bank daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali,’’ tegas Sumanaya.

Indikator kesehatan keuangan Bank BPD Bali juga tercatat sangat terjaga. Hingga Juni 2026, Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada di level kuat 29,30 persen, dengan Non-Performing Loan (NPL) gross terkendali di angka 0,94 persen. Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) tercatat 5,89 persen dan rasio BOPO berada pada tingkat efisien 58,86 persen.

Melalui pengelolaan keuangan yang terukur, Bank BPD Bali optimistis dapat mempertahankan efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus menjadi pilar utama pembangunan ekonomi daerah. nan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.