Sanggar Widya Buana Aga Gelar Lomba Tari Secara Daring

  • Whatsapp

GIANYAR – Sanggar Widya Buana Aga Belega, Blahbatuh, bekerjasama dengan Pemkab Gianyar, Suratkabar Pos Bali, dan Radio Gema Merdeka, kembali menggelar Gebyar Tari Bali. Dalam pelaksanaan yang ke-13 ini, karena dalam situasi pandemi Covid-19, digelar secara daring (online). Hal itu diutarakan Ketua Sanggar Widya Bhuana Aga Belega, I Komang Elen Juniadi, Selasa (9/2/2021).

lebih lanjut Juniadi berkata, dalam pelaksanaan Gebyar Tari Bali ke-13 ini mengambil tema “Taksu” yaitu memuliakan sumber di dalam diri. “Pelaksanaan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Karena pandemi Covid-19, kita gelar secara online,” ujar pria yang biasa disapa Koming Elen ini.

Bacaan Lainnya

Lomba tari yang penilaianya dilakukan pada 28 Februari 2021, dilombakan beberapa tari.  Tari Condong untuk usia 8-13 th;  Tari Baris Tunggal untuk usia 7-10 tahun; Tari Kebyar Duduk untuk usia 11-15 tahun; dan Tari Truna Jaya untuk usia 15-18 tahun.

Koming Elen menjelaskan, syarat dan ketentuan lomba, yaitu wajib follow IG @komunitas_psb_belega dan @sanggar_widyabuana aga. “Peserta tidak wajib memakai pakaian tari,” jelasnya.

Sedangkan untuk pendaftaran akan dilaksanakan mulai 15-19 Februari 2021.  Pendaftaran dilakukan secara daring melalui : http://bit.ly/gtb2021. Untuk registrasi peserta, dikenakan biaya Rp50 ribu. “Pertemuan teknis akan dilaksanakan  pada 21 Februari 2021 melalui live ig. Untuk upload video mulai tanggal 21-25 Februari 2021. Sedangkan penjurian pada 28 Februari 2021 dilakulan secara live melalui medsos panitia,” ungkapnya.

Baca juga :  Dipicu Dendam Lama, Tangkas Ditebas Hingga Tewas

Ditegaskan, keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Bagi juara I, II, dan III pada setiap katagori akan mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan. Sedangkan e-piagam akan diberikan kepada semua peserta. “Bagi yang belum jelas bisa menghubungi WA 081338080761, atau mengunjungi Facebook KP Seni Budaya Belega, bisa juga melalui Koming Elen http://bit.ly/gtb2021,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.