DENPASAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 di kawasan Kodam IX/Udayana akan digelar di empat titik. Pra-TMMD pun terkonfirmasi sudah berjalan beberapa hari lalu.
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav. Jonny Harianto G., S.I.P., di Makodam IX/Udayana, Denpasar menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan departemen, lembaga pemerintah non-departemen, dan pemerintah daerah, serta komponen lain.
“Di Kodam IX/Udayana kali ini dilaksanakan di empat kabupaten, untuk di wilayah Korem 161/WS Provinsi NTT dilaksanakan di Kabupaten Kupang dan Ende, di wilayah Korem 162/WB Provinsi NTB dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat, sedangkan di wilayah Korem 163/WSA Provinsi Bali dilaksanakan di Kabupaten Gianyar,” ungkapnya, belum lama ini.
Kegiatan tersebut diharap dapat meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan, termasuk daerah lain yang terkena dampak akibat bencana alam.
“Dalam pelaksanaannya, secara keseluruhan TMMD terbagi menjadi dua kegiatan, yaitu kegiatan fisik dan non fisik,” katanya.
Kegiatan fisik dilakukan seperti merehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak akibat faktor umur maupun bencana alam, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial.
Sedangkan, kegiatan non fisik, dilaksanakan melalui sosialisasi dan penyuluhan guna meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela negara, penegakan hukum, disiplin nasional dan pengetahuan lain yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti kesehatan, pertanian, peternakan, serta perikanan.
“Kami berharap, Covid-19 tidak menghalangi personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan sasaran TMMD, pun juga tidak melupakan perintah dari komando atas untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan diatansi sosial dan memakai masker pada saat bekerja,” tutupnya. 015
























