Polsek Sukawati Tangkap Komplotan Pencuri Motor

  • Whatsapp
JAJARAN Polsek Sukawati rilis tiga pelaku curanmor. foto: ist

GIANYAR – Jajaran Polsek Sukawati, Gianyar meringkus tiga pelaku curanmor. Tiga pelaku yakni Melkianus, Martinus alias Vino dan Antonius alias Toni Dale. Sebanyak delapan unit sepeda motor hasil curian diamankan. Tiga di antaranya TKP pencurian wilayah Sukawati. Lima lagi TKP pencurian di seputaran Denpasar.

Kapolsek Sukawati, AKP I Made Ariawan P; didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Anak Agung Alit Sudarma; dan Kasubbag Humas Polres Gianyar, AKP I Nyoman Hendrajaya, Kamis (22/4/2021) seizin Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, menjelaskan penangkapan tiga pelaku ini bermula dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor di parkiran tempatnya bekerja sebuah perumahan kawasan Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati pada Sabtu (10/4/2021).

Bacaan Lainnya

Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat DK 6252 FAC sekaligus kehilangan dua buah HP yang diletakkan di atas meja. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Opsnal Polsek Sukawati melakukan penyelidikan. ‘’Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, kami dapat informasi pelaku tinggal sementara di Jalan Imam Bonjol, Denpasar,’’ jelas AKP Ariawan.

Setelah cukup bukti, polisi pun menangkap pelaku sekitar pukul 01.00. ‘’Pada saat itu ditemukan barang bukti berupa dua HP dan 1 sepeda motor. Saat itu pelaku mengaku melakukan pencurian serupa di sejumlah tempat,’’ jelasnya.

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Kabar Baik, Pasien Sembuh Melonjak 275 Orang

Modus operandinya, dua pelaku utama menyelinap masuk ke rumah-rumah warga pada malam hari. Sasarannya adalah sepeda motor yang tidak dikunci stang. ‘’Jadi sepeda motor hasil curian, digiring keluar rumah dengan kaki sampai ke tempat kos pelaku,’’ terang Kapolsek.

Begitu berhasil mencuri, sepeda motor dijual ke penadah. Diganti pelat nomor kendaraan lalu dijual. ‘’Penjualannya sudah lintas provinsi, ada yang sampai ke Sumba,’’ ungkapnya.

Saat ini, Polsek Sukawati masih melakukan pengembangan. Terkait ada dugaan pelaku lain. ‘’Satu orang masih kami cari,’’ ujarnya.

Kini ketiga pelaku harus meringkuk di sel tahanan. Pelaku melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.