Polres Tabanan Terus Dalami Kasus Rekayasa Penculikan

DI Ruang Konseling PPA, Satreskrim Polres Tabanan melakukan pendalaman atas laporan kasus penculikan dan percobaan pemerkosaan. Foto: ist
DI Ruang Konseling PPA, Satreskrim Polres Tabanan melakukan pendalaman atas laporan kasus penculikan dan percobaan pemerkosaan. Foto: ist

TABANAN – Polres Tabanan bertindak cepat dalam penyelidikan dan penanganan laporan kasus penculikan dan percobaan pemerkosaan yang dilaporkan DAT (19). “Setelah didalami lebih lanjut, ternyata laporan kasus itu adalah rekayasa,” ungkap Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (5/5/2022).

DAT sebelumnya melaporkan bahwa pada saat itu dia pergi bersama dengan pria lain hingga dini hari. Dikatakan bahwa salah satu pelaku penculikan bernama Gede A (28) asal Banjar Bantas, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.“Setelah dikonfirmasi terhadap Gede A, yang bersangkutan tidak tahu-menahu dengan kasus tersebut,” ucap Ranefli.

Read More

Disebutkan bahwa DAT pergi dengan seorang pria yang baru dikenal di Facebook. Karena pulang terlalu larut pagi, takut dimarahi suami, kemudian minta saran dan perlindungan kepada bapak mertuanya.Sang mertua malah menyarankan kepada menantunya itu untuk membuat cerita bahwa yang DAT seolah-olah diculik dan diikat tangan dan kakinya, serta mulut disumpal dengan kain.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polres Tabanan, dan juga berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi maupun pelapor, dapat disimpulkan bahwa penculikan dan penyekapan tersebut adalah rekayasa pelapor. Alasannya takut dimarahi suami, karena pulang larut malam,” beber Kapolres Tabanan.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan pendalaman laporan kasus tersebut di Unit PPA Satreskrim Polres Tabanan. “Selain itu, juga akan dilakukan pemeriksaan secara psikologis terhadap pelapor,” jelas Ranefli.

Sebelumnya berita tersebut viral dan sempat mengundang perhatian Menteri Pendayagunaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, yang langsung datang ke Polres Tabanan dan menemui DAT selaku pelapor. Sang menteri mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada polisi guna melakukan pendalaman lebih lanjut. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.