Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu-sabu di Jembrana

KAPOLRES Jembrana merilis penangkapan dua tersangka pengedar sabu-sabu, Selasa (19/4/2022) di Mapolres Jembrana. Foto: ist
KAPOLRES Jembrana merilis penangkapan dua tersangka pengedar sabu-sabu, Selasa (19/4/2022) di Mapolres Jembrana. Foto: ist

JEMBRANA – Gede SA asal Desa Melaya, Kecamatan Melaya dan Gusti NPK asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana kini berurusan dengan pihak kepolisian. Keduanya ditangkap oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Jembrana lantaran diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, didampingi Kasat Resnarkoba, AKP I Komang Renta, Selasa (19/4/2022) mengatakan, kedua tersangka diamankan di tempat yang berbeda berawal dari informasi masyarakat. Tersangka SA (45) lanjutnya, diamankan di rumahnya pada Selasa (12/4) sekitar pukul 22.00 Wita dan sekaligus dilakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan badan dan di rumah tersangka, ditemukan enam buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 4,41 gram atau 3,71 gram netto

Bacaan Lainnya

Selain itu, ditemukan sebuah kotak rokok, satu bendel plastik klip kosong, sebuah HP merk Nokia warna hitam, sebuah timbangan digital, sebuah bong (alat hisap), potongan pipet warna putih dan enam buah pipet warna putih. “Tersangka mengaku mendapatkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dari seseorang berinisial D dengan cara membeli. Kasusnya masih kami kembangkan,” ungkap Kapolres Jembrana.

Lebih lanjut AKBP Dewa J mengatakan, untuk tersangka Gusti NPK (47) ditangkap pada Jumat (15/4) sekitar pukul 21.00 Wita saat melintas di jalan desa di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara dengan mengendarai sepeda motor. Dari tangan tersangka, berhasil diamankan tujuh buah plastik klip berisi kristal bening diduga sabu-sabu dengan berat 2,10 gram bruto atau 0,70 gram netto, tujuh buah potongan pipet warna hitam, sebuah HP merk Nokia, dan sepeda motor merk Kymco Easy nopol DK 2436 WQ. “Tersangka Gusti NPK ini mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu-sabu dari AR dengan cara membeli,” jelasnya.

Baca juga :  Angka Covid-19 Meningkat, Kapolda Perketat Perayaan Nataru di NTB

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kedua tersangka diduga pengedar diamankan di Mapolres Jembrana untuk proses lebih lanjut. “Kedua tersangka ini kita jerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” pungkas AKBP I Dewa J. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.