Curi Perhiasan Emas, ART Mendekam di Sel

NUR Anita (kanan), ART yang jadi tersangka kasus pencurian emas, saat menjalani pemeriksaan di Polsek Kediri, Selasa (19/4/2022). Foto: ist
NUR Anita (kanan), ART yang jadi tersangka kasus pencurian emas, saat menjalani pemeriksaan di Polsek Kediri, Selasa (19/4/2022). Foto: ist

TABANAN – Seorang asisten rumah tangga (ART), Nur Anita (34), kini mendekam di sel tahanan Polsek Kediri. Dia ditangkap atas kasus pencurian perhiasan emas milik majikannya, Ni Luh Putu Arista Yani (35) di Perumahan Angsa Bali No. 02, Jalan Teruna Jaya, Banjar Delod Puri, Desa/Kecamatan Kediri, Tabanan.

Korban yang asal Banjar Anggasari Kelod, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan itu mengatakan, peristiwa itu diketahui pada Kamis (14/4/2022). Ketika itu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita, korban berangkat jualan daging babi ke Pasar Kediri, sedangkan suami berangkat kerja pukul 04.30 Wita. “Ketika itu yang di rumah ada ART (Nur Anita),” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Sekitar pukul 07.30 Wita, suami korban datang ke rumah untuk mengantar anak berangkat ke sekolah, dan kemudian kembali ke tempat kerja. Pada pukul 09.00 Wita, sang suami kembali menjemput anak ke sekolah dan mengantar pulang ke rumah, kemudian kembali lagi ke tempat kerja.

Pada pukul 10.00 Wita, korban pulang ke rumah, dan ketika masuk ke kamar mendapati lemari dalam keadaan terbuka. Barang perhiasan emas yang disimpan di lemari itu pun raib, antara lain berupa satu cincin, satu kalung, dan satu gelang emas.

Baca juga :  Lakalantas Beruntun di Jalur Shortcut, 5 Orang Luka-luka

Atas kejadian tersebut, Arista Yani mengaku mengalami kerugian sekitar Rp16 juta. Selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kediri guna penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Kediri, Kompol Kadek Ardika, menerangkan, setelah menerima laporan, Tim Opsnal Polsek Kediri yang menyelidiki kasus tersebut berhasil mengantongi identitas seseorang yang diduga sebagai pelaku, juga keberadaannya. Orang yang dicurigai tidak lain adalah sang ART, Nur Anita, beralamat di Banjar Lebah Sari, Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Tidak terlalu sulit bagi polisi menemukan keberadaan sang ART tersebut. Polisi berhasil menangkap yang bersangkutan, lanjut dibawa ke Polsek Kediri. “Saat diinterogasi, Nur Anita pun mengakui perbuatannya,” ujar Ardika, Selasa (19/4/2022).

Modus operandi tersangka mengambil perhiasan emas di dalam lemari yang tidak terkunci, saat korban tidak berada di rumah. Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP. Selain menangkap tersangka tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa dua lembar surat atas perhiasan emas tersebut. “Tersangka masih menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas Kompol Ardika. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.