POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melalui PGRI Smart Learning & Character Center (PSLCC) berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul melalui peningkatan kualitas guru, murid, dan sekolah. Tahun 2026 menjadi momentum strategis dengan diluncurkannya PGRI POWER, sebuah program nasional terintegrasi untuk memperkuat kompetensi, karakter, dan profesionalisme pendidikan Indonesia.
PGRI Provinsi Bali merespon positif program gerakan nasional satu juta guru mahir coding dan AI (PGRI POWER) dengan sikap optimis, suportif, sekaligus realistis. Hal tersebut disampaikan Sekum PGRI Bali, Ayu Sri Wahyuni, Senin (18/5/2026).
‘’Bali harus mengambil peran aktif sebagai pionir digital di Indonesia,’’ tegasnya.
Menurutnya, program gerakan nasional satu juta guru mahir Artificial Intelligence (AI) dan coding berbasis pembelajaran mendalam ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional di era digital. Program ini juga selaras dengan akselerasi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis digital di Bali.
Sebagaimana diketahui, Bali adalah jendela dunia. Penguasaan coding dan AI oleh guru akan melahirkan siswa yang mampu menciptakan solusi digital (seperti aplikasi pariwisata, edutech, atau game budaya), yang sangat mendukung ekosistem ekonomi kreatif Bali.
Dari kesiapan infrastruktur, menurutnya, Bali yang relatif lebih baik. Dibandingkan beberapa wilayah lain di Indonesia, jangkauan internet dan penetrasi perangkat digital di sekolah-sekolah Bali tergolong cukup baik, sehingga implementasi metode blended learning program ini akan lebih mudah diadaptasi.
Ia menegaskan, gerakan nasional satu juta guru mahir coding & AI (PGRI POWER) tentu akan mampu meningkatkan daya saing global pendidik Bali. Terlebih, PGRI POWER merupakan wujud komitmen PGRI untuk memajukan pendidikan Indonesia.
Melalui rangkaian program ini, diharapkan guru semakin profesional, murid semakin kreatif dan berkarakter, serta sekolah menjadi pusat pembelajaran yang unggul dan berdaya saing. ‘’Guru-guru di Bali memiliki kesempatan emas untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi resmi (sampai tingkat Master Trainer). Ini akan meningkatkan standar mutu pendidikan Bali di mata internasional,’’ pungkasnya. tra























