POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Asisten pelatih ganda putra utama Indonesia Chafidz Yusuf menyebut konsistensi performa menjadi tantangan utama pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin seusai menjuarai BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026, Bangkok, Thailand.
“Yang menjadi masalah bagi kami semua saat ini adalah menjaga konsistensi dan ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel. Kejuaraan-kejuaraan berikutnya kadang lebih berat. Jadi kami tidak mau melihat dari satu kejuaraan saja,” kata Chafidz, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Senin (18/5/2026).
Menurut Chafidz, keberhasilan Leo/Daniel pada turnamen tersebut ditopang persiapan matang, terutama peningkatan chemistry atau komunikasi di lapangan.
Dia menjelaskan, dari sisi teknis tim pelatih telah mematangkan pola permainan, mulai dari penguasaan area depan, tengah, hingga belakang, agar keduanya mampu menekan lawan secara konsisten.
Namun, Chafidz menilai Leo/Daniel masih perlu meningkatkan power dan speed untuk menghadapi turnamen berikutnya, termasuk Malaysia Masters dan Indonesia Open 2026.
“Selanjutnya ada Malaysia Masters 2026 untuk mereka, semoga bisa tetap memberikan yang terbaik, karena kalau melihat undian kan tidak jauh beda dengan di Thailand,” harap Chafidz, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil menjuarai BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026. Leo/Daniel merebut gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23 pada final di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (17/5). yes























