POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar menyelenggarakan workshop “Sosialisasi Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Coding Kecerdasan Artifisial Wujudkan 8 Profil Lulusan” pada Sabtu (2/8/2025) di aula Kampus Universitas Terbuka Denpasar. Workshop dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama.
Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya, dalam laporannya mengatakan, workshop ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata PGRI dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di Kota Denpasar. Tema ini dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, berbasis teknologi, dan selaras dengan nilai-nilai karakter bangsa.
Ketut Suarya mengutarakan, tujuan utama workshop ini adalah mensosialisasikan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) kepada para guru. Berikutnya, meningkatkan literasi teknologi pendidik, khususnya dalam bidang coding dan kecerdasan artifisial (AI). Mendorong terwujudnya 8 Profil Pelajar Pancasila melalui strategi pembelajaran inovatif, serta menjadi wadah kolaborasi antar anggota PGRI, khususnya melalui Asosiasi Program Keahlian Sejenis dan Perempuan PGRI.
Agenda workshop yang digelar secara hybrid diikuti 695 peserta terdiri dari 200 peserta secara luring dan 495 peserta secara daring. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru dalam meningkatkan profesionalisme dan kapasitas diri, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pembelajaran di kelas.
Ketua PGRI Bali, IGN Eddy Mulya, menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kota Denpasar atas inisiatif luar biasa ini. Menurutnya, workshop ini rangkain dari kampanye Go Public Fund Education Campaign dari PB PGRI yakni pemenuhan akses terhadap pendidikan bermutu untuk semua.
Ia berharap, tematik yang dikedepankan tentang pendidikan bermutu dan membangun akses pendidikan untuk semua, bisa diimplementasikan pada seluruh satuan pendidikan. Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali, membersamai tematik tentang pendidikan bermutu dan membangun akses pendidikan untuk semua. Dengan begitu, seluruh warga negara berkesempatan mengenyam pendidikan dengan baik.
Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, memberi apresiasi kepada PGRI Kota Denpasar yang telah menjadi pelopor dalam mendorong transformasi pembelajaran. Ia menegaskan, pembelajaran mendalam bukan sekadar pendekatan baru, melainkan fondasi transformative untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkesadaran (Mindful), bermakna (Meaningful), dan menggembirakan (Joyful).
Hal ini selaras dengan upaya Kota Denpasar untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, empati sosial, dan keterampilan abad ke-21. Ditekankan juga pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi tantangan era digital.
“Kami terus mendorong peningkatan kompetensi guru agar dapat menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menyentuh aspek karakter dan budaya,” ungkapnya menandaskan. tra
























