POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali, Dr. IGN Eddy Mulya, M.Si., memandang bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Negara wajib hadir dalam memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal dari pendidikan hanya karena hambatan ekonomi, geografis, atau sosial.
‘’Oleh sebab itu, melalui gerakan Go Public Fund Education, kita dorong hadirnya kebijakan yang lebih berpihak pada sektor pendidikan public,’’ ujarnya saat seminar publik bertajuk “Go Public Fund Education Campaign” Pemenuhan Akses Terhadap Pendidikan Bermutu untuk Semua yang digelar PGRI Bali di Gedung Wanita Nari Graha Denpasar, Jumat (1/8/2025). Seminar dibuka Ketua I Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia, Prof. Dr. Supardi Uki Sajiman, M.M., M.Pd.
Eddy Mulya, mengatakan, tema seminar ini sangat strategis dan relevan, sejalan dengan semangat PGRI dalam memperjuangkan hak-hak pendidik dan peserta didik dalam memperoleh akses pendidikan yang berkeadilan, berkualitas, dan berkelanjutan. ‘’Kita tahu bersama, meskipun banyak kemajuan yang telah dicapai, tantangan di dunia pendidikan masih sangat kompleks-mulai dari ketimpangan akses, kesenjangan kualitas antar wilayah, hingga keterbatasan pendanaan yang berkeadilan,’’ sebutnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua I PB PGRI yang telah hadir dan memberi semangat. Ini menjadi bukti nyata bahwa PGRI hadir menyatukan langkah dari pusat hingga daerah untuk membangun pendidikan Indonesia yang lebih inklusif dan bermutu.
Lebih lanjut diutarakan Eddy Mulya, PGRI Provinsi Bali terus bergerak, mengambil peran dalam memajukan pendidikan Provinsi Bali. Sejumlah kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh PGRI Bali, yaitu pengukuhan perangkat kelengkapan organisasi PGRI, pengukuhan Ibunda PGRI Bali, penyusunan dan penetapan program kerja, penandatanganan MoU dengan BAN-PDM Provinsi Bali dan UT Denpasar. Selain itu, Konferensi Kabupaten/Kota di Provinsi Bali, mengikuti Konkernas dan Rapimnas PGRI bersama pengurus PGRI Kabupaten/Kota se Bali, workshop penulisan buku, serta Jambore Guru Penulis PGRI tingkat Nasional.
Seminar Go Public Fund Education Campaign, dengan tema besar “Pemenuhan Akses Pendidikan Bermutu untuk Semua” dihadiri oleh 200 orang tatap muka, dan 300 orang secara daring (online). Diharapkan seminar ini sebagai ruang berbagi ide, praktik baik, serta sebagai momentum konsolidasi gerakan moral para pendidik demi masa depan generasi bangsa. tra






















