BANGLI – Serangkaian perayaan HUT ke-49 PDIP, berbagai lomba digelar DPC PDIP Bangli. Ada lomba barista kopi bali, lomba kuliner pendamping beras, dan lomba mixology arak bali yang dilangsungkan Kamis (5/5/2022) di Balai Serbaguna, Desa Adat Penglipuran. Acara dibuka Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster.
Ketua DPC PDIP Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di sela-sela acara mengatakan, lomba masing-masing diikuti 12 peserta dari unsur sekaa teruna, sekolah maupun kelompok tani wanita. Selain lomba, kata dia, partainya juga menggelar pasar murah untuk pengendalian harga sembilan kebutuhan bahan pokok. Warga diberi diskon belanja 20 persen. “Dalam pasar murah ini kami libatkan sekitar 400 KK warga di Kelurahan Kubu,” ucap Bupati Bangli tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan, rangkaian kegiatan HUT sebagai bentuk keseriusan PDIP dalam mengimplementasikan kebijakan maupun arahan pimpinan. Berbagai aturan dibuat seperti perda maupun pergub wajib dijalankan, terutama dalam penggunaan bahan lokal, baik itu busana, tulisan hingga bahan pangannya. “Seperti (misalnya) garam, beliau (Koster) berjuang agar garam petani Bali bisa menembus pasar internasional maupun swalayan,” terangnya.
Koster pada kesempatan itu mengapresiasi kinerja Sedana Arta, yang dalam melaksanakan tugas selaku Bupati berpedoman pada kebijakan partai serta tata kelola pemerintahan yang bagus. “Meski pendapatan kecil, semua pembangunan di Bangli bisa jalan. Baru dilantik Februari (2021) langsung tancap gas melakukan terobosan pembangunan Alun-alun Kota Bangli, Gedung DPRD, renovasi Gedung BMB dan membangun Rumah Sakit Umum, lompatannya begitu jauh. Kami di Provinsi akan terus mensuport Bangli, untuk BKK pasti kami berikan perhatian,” papar Gubernur Bali tersebut.
Koster juga minta petugas partai, baik eksekutif maupun legislatif, untuk lebih solid dan jangan ada yang aneh-aneh dalam menjalankan tugas. Mereka diinstruksi solid dan bergotong royong sesuai arahan Ketua Umum guna memajukan wilayah dan masyarakat Bangli. Jika itu sudah dijalankan, dia optimis masyarakat yang kritis saat ini akan tetap memilih pemimpin yang benar-benar membangun daerah dan berjuang untuk kepentingan masyarakat. gia






















