Pemilu, Bawaslu Bali Tegaskan ASN Buleleng Wajib Netral

KETUA Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, saat menghadiri sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Pemkab Buleleng, Selasa (11/7/2023). Foto: ist
KETUA Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, saat menghadiri sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Pemkab Buleleng, Selasa (11/7/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BULELENG – Meski memiliki hak politik, tapi dalam kontestasi politik para ASN diwajibkan netral. Netralitas ASN diperlukan untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang berintegritas. Dan, Bawaslu memiliki hak pengawasan netralitas ASN.

Penegasan itu dilontarkan Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, saat menghadiri sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Pemkab Buleleng, Selasa (11/7/2023). Kegiatan di Rumah Jabatan Bupati dalam upaya pembinaan dan pengawasan netralitas ASN pada Pemilu 2024 itu, dibuka Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.

Read More

Dalam pemaparannya, Ariyani menekankan kewenangan Bawaslu dalam mengawasi netralitas ASN pada Pemilu sesuai ketentuan perundang-undangan. Komisioner asal Buleleng ini menegaskan ASN harus netral, tidak berpihak, agar Pemilu di Buleleng dapat berjalan kondusif dan berintegritas.

‘’Sesuai ketentuan yang ada, ASN ini tidak boleh berpihak. Jangan sampai menunjukan keberpihakan, atau membuat kebijakan yang menguntungkan pihak tertentu yang menjadi peserta Pemilu,’’ serunya.

Ariyani juga berharap ASN di lingkungan Pemkab Buleleng hati-hati dalam bermedia sosial. Dia ingatkan jangan sampai mengunggah konten atau gestur yang berpihak, jangan sampai membagikan, memberi ikon “like” dan atau memberi komen postingan yang berbau politik praksi.

Saat membuka sosialisasi, Ketut Lihadnyana menjamin netralitas ASN baik itu PNS, PPPK dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Buleleng. Penjabat Bupati asal Desa Kekeran, Busungbiu ini berpesan agar ASN fokus menjalankan tupoksinya sesuai ketentuan yang berlaku.

‘’Saya mengajak semua untuk menjaga netralitas, simpelnya fokus saja lakukan apa menjadi tupoksi kita sebagai ASN. Jangan sampai menjadi tim tertentu atau berafiliasi, tolong dihindari,’’ pesannya.

Lihadnyana pula mengajak ASN di Buleleng turut serta dalam mewujudkan Pemilu yang damai, adil dan trasparan. Pun tidak ada upaya menggerakkan ASN menjadi agen dalam menyukseskan pihak tertentu.

Selain Ketua Bawaslu Bali, hadir pula sebagai narasumber dalam sosialisasi yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Buleleng tersebut, Sekda Buleleng, Gede Suyasa; anggota KPU Buleleng, Nyoman Gede Cakra Budaya; dan diikuti secara luring oleh Staf Ahli, para Asisten Setda Buleleng, kepala OPD Buleleng, para camat dan kepala bagian di Setda Buleleng, serta secara daring oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Buleleng. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.