318 Siswa Baru Ikuti MPLS, Masyarakat Pilih SMP PGRI 2 Denpasar karena Kualitas

KEPALA SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni; mendampingi Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, saat memantau pelaksanaan MPLS di SMP PGRI 2 Denpasar. Foto: ist
KEPALA SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni; mendampingi Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, saat memantau pelaksanaan MPLS di SMP PGRI 2 Denpasar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Jumlah siswa baru SMP PGRI 2 Denpasar relatif tetap ajeg. Tahun ini, SMP PGRI 2 Denpasar menerima 318 siswa baru. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (10/7/2023).

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., Selasa (11/7/2023) menyatakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Denpasar mempercayakan SMP PGRI 2 Denpasar sebagai sekolah pilihan pertama setelah negeri. Masyarakat memilih melanjutkan pendidikan putra-putrinya di SMP PGRI 2 Denpasar bukan karena biaya pendidikannya yang murah, namun mutu pendidikannya berkualitas dan penuh inovasi serta kreativitas.

Read More

Ayu Sri Wahyuni menjelaskan, MPLS berlangsung penuh rasa kekeluargaan dan menyenangkan serta berbasis lingkungan. Hal ini ditekankan agar insan SMP PGRI 2 Denpasar, tak hanya cerdas dan kreatif, juga peduli dengan lingkungan serta menjadi panutan dalam pola hidup bersih.

Ayu Sri Wahyuni didampingi Ketua Panitia MPLS, I Gede Budi Adi Mahardika, S.Pd.H., M.Pd., mengatakan, tagline MPLS tahun ini yaitu Semerbak (Seru, Merdeka dan Berkarakter). Seru dimaknai MPLS penuh dengan kegiatan riang gembira, tidak ada perploncoan.

Siswa diajak mengenal lingkungan sekolah, sarana prasarana dan para pendidik dan tenaga kependidikan. Di sekolah ini, sarana prasarana pendidikan sangat lengkap. Setiap kelas tersedia LCD, juga ada studio pembelajaran. Ini sebagai penunjang penerapan Kurikulum Merdeka.

Merdeka dimaknai para siswa punya kesempatan berekspresi, berani berpendapat dan bertanggung jawab. Siswa baru selama MPLS juga diarahkan tampilkan kreatif. Selama ini, SMP PGRI 2 Denpasar juga sangat intens menggarap proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Sementara, berkarakter dimaknai pembiasaan pada warga sekolah menerapkan 5-S, yaitu salam, senyum, sapa, sopan dan santun.

Ayu Sri Wahyuni menambahkan, rangkain MPLS diakhiri dengan kegiatan kebersihan lingkungan. Sementara pada Kamis (13/7/2023) dan Jumat (14/7/2023) diadakan seleksi kelas unggulan. Siswa yang masuk kelas unggulan disiapkan secara intens untuk mengikuti lomba-lomba akademik maupun non akademik, tapi tak meninggalkan kelas lain. “Pada prinsipnya tetap memberikan pelayanan yang sama pada semua siswa,” lugas Ayu Sri Wahyuni.

Terobosan teranyar, SMP PGRI 2 Denpasar menerapkan digitalisasi, mulai dari pembayaran SPP, absensi, rapor siswa, sampai administrasi sekolah berbasis online. Absen siswa menggunakan scan barcode (kode batang) yang terhubung pada handphone orangtua siswa. Dengan demikian orangtua siswa ikut memantau anaknya sudah di sekolah apa belum. Ini sekaligus sebagai kontrol bersama disiplin siswa.

Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, MM., bangga SMP PGRI 2 Denpasar tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat. Yayasan memberi apresiasi positif atas kerja keras stakeholder sekolah berbuah manis pada hasil PPDB yang tetap ajeg. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.