Pemilik Lahan Tirta Ujung Kembalikan Retribusi, Legalitas Tak Kuat, Perumda Menolak

  • Whatsapp
DIREKTUR Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem,I Gusti Made Singarsi. foto: ist

KARANGASEM – Polemik pembayaran retribusi untuk pemilik lahan Tirta Ujung, Karangasem yang dibayarkan Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem disikapi pemilik lahan. Retribusi yang diterima sejak tahun 2017 sampai Mei 2021 hendak dikembalikan.

Hal tersebut diutarakan Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Gusti Made Singarsi, Selasa (31/8/2021). “Ya, benar tadi ada dari pihak pemilik tanah datang ke kantor bermaksud mengembalikan uang kontribusi,” katanya.

Bacaan Lainnya

Meski pemilik lahan membawa uang tunai, Singarsi mengaku tidak serta merta mau begitu saja menerima uang tersebut. Untuk sementara dia tidak bisa menerima uang tersebut. Ketika dulu memberi kontribusi, terangnya, lebih dahulu harus ada keputusan Dewan Pengawas dan pihak terkait lainnya.

Ketika pemilik lahan hendak mengembalikan, juga harus melalui mekanisme yang ada agar tidak timbul masalah di kemudian hari. “Kami dulu memberi kontribusi sesuai keputusan rapat. Jika dikembalikan, tentu akan ada mekanismenya dan kami tidak mau gegabah terkait hal ini,” tegasnya.

I Gusti Ngurah Subagiarta yang diberi kuasa oleh pemilik lahan, melalui sambungan telepon, menegaskan memang benar akan mengembalikan uang retribusi yang selama ini diterima kliennya. Pengembalian itu secara pribadi, karena adanya pemberitaan dan hasil rapat Komisi 3 DPRD Karangasem beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Pelindungan Kawasan Besakih, Warga Adukan Persoalan ke DPRD Bali

Namun, jelasnya, saat dikembalikan, Direktur Perumda Tohlangkir tidak mau menerima, dan menyebut harus melalui mekanisme yang ada, yakni menunggu hasil rapat dengan Dewan Pengawas dan instansi terkait. Soal permasalahan yang muncul terkait pengalihan lahan tersebut, dia mendaku tidak tahu pasti.

“Saya hanya niat mengembalikan retribusi itu saja, dengan total 260 juta sejak kontribusi yang diterima pada 1 Januari 2017 hingga bulan April 2021,” katanya singkat. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.