Pemilih Tabanan Bertambah 2.000 Lebih

PENEMPELAN hasil rekapitulasi data pemilih di papan pengumuman KPU Tabanan, Kamis (27/5/2021). Foto: ist
PENEMPELAN hasil rekapitulasi data pemilih di papan pengumuman KPU Tabanan, Kamis (27/5/2021). Foto: ist

TABANAN – Dari pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, hingga akhir Mei 2021 jumlah pemilih di Kabupaten Tabanan mencapai 365.279 orang. Itu berarti ada penambahan sebanyak 2.466 orang dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020 lalu, yang berjumlah 362.813 pemilih. Data tersebut pun terungkap dalam rekapitulasi dan penempelan pengumuman data pemilih pada Mei 2021, di kantor KPU Tabanan, Kamis (27/5/2021).

Menurut Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Tabanan, I Ketut Sugina, KPU wajib melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan. Untuk itu, sebutnya, KPU secara simultan berkoordinasi dengan pihak terkait. Mulai dari Bawaslu, Disdukcapil, perangkat desa, sekolah, dan pimpinan partai politik untuk bersama-sama mengawal proses pemutakhiran data pemilih.

Read More

Usai Pilkada 2020 lalu, lanjut dia, KPU intens koordinasi dengan pengampu kepentingan terkait dengan harapan bersama-sama mengawal proses ini. “Dengan begitu, daftar pemilih yang dihasilkan adalah hasil kerja bersama yang dimotori KPU,” ucapnya.

Setiap bulan, jelasnya, KPU melakukan rekapitulasi daftar pemilih, yang kemudian dipublikasikan melalui media massa, website resmi KPU Tabanan, media sosial, serta dikirimkan langsung ke pihak terkait. Jadi, setiap bulan lembaga-lembaga terkait tahu betul perkembangan data pemilih di Tabanan. Misalnya berapa yang meninggal, berapa yang masuk jadi pemilih, dan berapa yang pindah domisili. “Semua itu dirangkum dalam rekapitulasi yang kami publikasikan,” sambungnya.

Selain itu, ulasnya, KPU setiap tiga bulan sekali juga mengundang para pengampu kepentingan untuk diajak koordinasi data pemilih. “Untuk rakor dengan pihak terkait, triwulan kedua kami jadwalkan pada akhir Juni mendatang. Untuk Mei ini kami melakukan rekap, hasil rekap itu kami umumkan secara terbuka, dan pihak terkait kami kirimkan salinannya,” terang Sugina.

Jika dibandingkan dengan DPT sebelumnya, dia berkata ada penambahan sekitar 4.000-an. Namun, jika dibandingkan dengan rekapitulasi bulan Maret 2021 dengan jumlah 363.107 pemilih, maka ada penambahan sebanyak 2.172 pemilih. Penambahan tersebut, kata dia, berasal dari ada pemilih yang berumur 17 tahun pada bulan berjalan, ada juga karena alih status atau pensiun dari TNI/Polri. Begitu juga ada pemilih yang pindah-datang, yang artinya jadi penduduk Tabanan, dikurangi dengan jumlah pemilih yang meninggal, pindah ke luar Tabanan, atau karena ada pemilih yang beralih status menjadi anggota TNI/Polri.

“Ini merupakan semangat kami dalam menciptakan daftar pemilih yang berkualitas, yang memenuhi unsur akurat, mutakhir, dan komprehensif. Sejak awal pergerakan pemilih di Tabanan, kami mendata bersama secara transparan. Kami juga membuka layanan secara daring melalui
htpps//lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau htpp//bit.ly/PDP-TBN. Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi,” ucapnya menandaskan. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.