Pembagian Rapor 18 Desember, Awal Masuk Sekolah 3 Januari 2022, Sekolah Tak Boleh Tambah Libur

  • Whatsapp
PEMBAGIAN rapor siswa di Denpasar dilaksanakan pada 18 Desember 2021. Kemudian libur sekolah dimulai 20 Desember 2021 hingga 31 Desember 2021, dan mulai masuk sekolah lagi pada 3 Januari 2022. Foto: tra
PEMBAGIAN rapor siswa di Denpasar dilaksanakan pada 18 Desember 2021. Kemudian libur sekolah dimulai 20 Desember 2021 hingga 31 Desember 2021, dan mulai masuk sekolah lagi pada 3 Januari 2022. Foto: tra

DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar langsung menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 32 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaaran Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2022 Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. Pembagian rapor semester ganjil dan libur siswa di Denpasar tak jadi ditunda.

Pembagian rapor dilaksanakan pada 18 Desember 2021. Kemudian libur sekolah dimulai 20 Desember 2021 hingga 31 Desember 2021, dan mulai masuk sekolah lagi pada 3 Januari 2022. Untuk pembelajaran semester genap dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan tetap wajib mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Bacaan Lainnya

‘’Dengan adanya SE Kemendikbudristek tersebut, pembagian rapor yang awalnya diundur ke bulan Januari 2022, dikembalikan sesuai kalender pendidikan di masing-masing daerah. Surat edarannya segera kita sampaikan ke satuan pendidikan,’’ ungkap Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Rabu (15/12/2021).

Eddy Mulya didampingi Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, mengatakan, dalam edaran tersebut juga menyampaikan kepada seluruh satuan pendidikan (TK, SD dan SMP negeri dan swasta) untuk tidak menambah waktu libur di luar kalender libur yang sudah ditentukan. Sehingga diharapkan kepada seluruh sekolah, baik pendidik, tenaga kependidikan maupun peserta didik untuk memanfaatkan sebaik-baiknya waktu libur yang diberikan.

Baca juga :  Gerai Vaksin Presisi Sasar Warga Tercecer

Sebagaimana SE Kemendikbudristek Nomor 32 tahun 2021,  pada edaran itu juga diminta memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Mengimbau orang tua/wali peserta didik agar mengizinkan dan mendorong anaknya yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan untuk divaksinasi Covid-19. Terlebih vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Denpasar sudah dimulai.

Terakhir, menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/ hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment).

‘’Selama libur, minimalisir mobilitas di luar rumah agar terhindar dari potensi penyebaran Covid-19 dan tetap selalu mengedepankan prokes ketat. Kita juga akan mengawasi langsung pada hari pertama semester genap nanti sebagai antisipasi adanya upaya untuk menambah hari libur,’’ demikian Eddy Mulya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.