Pade Wareg Eco Park Jadi Objek Wisata Baru

  • Whatsapp
UPACARA melaspas dan rsi gana di Wareg Eco Park sebelum dibuka untuk umum. Foto: adi
UPACARA melaspas dan rsi gana di Wareg Eco Park sebelum dibuka untuk umum. Foto: adi

GIANYAR – Menjelang dibukanya pariwisata Bali untuk pasar internasional, selain banyak objek wisata mulai berbenah, muncul juga objek wisata baru. Salah satunya Pada Wareg Eco Park di Banjar Mancawarna, Desa Sanding, Tampaksiring, yang pembukaan diawali upacara melaspas dan rsi gana, Minggu (28/3/2021).

Pemilik Pada Wareg Eco Park, Agus Leo Wibawa, berkata ingin memberi sensasi berbeda kepada pengunjung. Objek wisata yang dibangun bukan sekadar tempat rekreasi, tapi juga sebagai tempat edukasi. “Pengunjung yang datang kami harap mendapat sensasi selain rekreasi juga bisa belajar,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Sebagai sarana edukasi, sebutnya, pengunjung bisa melihat tanaman untuk keperluan upacara agama dan juga tanaman langka. Dia ingin mengajak pengunjung memahami betapa pentingnya tanaman itu. Karena itu, dia berharap setelah berkunjung mereka bisa merawat tanaman yang ada di sekitarnya.

Selain itu, dia juga memberi kesempatan kepada siswa SMK dan sekolah pariwisata untuk magang di objek wisata ini. Jika kemampuannya memadai, mereka juga bisa diterima sebagai karyawan.

Di sini, sambungnya, pengunjung bisa menikmati wahana swing (berayun), flying fox, sepeda gantung, selain disiapkan beberapa spot untuk swafoto dan pranikah. Disiapkan pula fasilitas pendukung seperti restoran yang menyajikan masakan nasional hingga masakan khas Bali seperti babi guling, iga bakar hingga menu tradisional.

Baca juga :  Optimalkan Peran Babinsa Tekan Laju Penyebaran Covid-19

“Bagi yang suka renang, kami siapkan kolam renang  untuk anak-anak dan orang dewasa. Yang suka memancing, kami juga siapkan kolam pancing. Pengunjung yang lelah setelah berkeliling, kami siapkan sejumlah gasebo untuk tempat istirahat,” jelasnya.

Untuk saat ini, jelasnya, lahan yang digunakan seluas satu hektar, dan akan dikembangkan lagi hingga seluas tiga hektar. Di masa mendatang juga akan disiapkan tempat berkemah seluas sekitar satu hektar.

Perbekel Desa Sanding, Dewa Mahendra, sangat mendukung dibukanya wahana baru tersebut. Selain membuka lapangan kerja baru, juga sebagai sarana pendukung vila yang ada di Sanding dan sekitarnya. “Ini merupakan jalur menuju Istana Tampaksiring dan Kintamani. Pada Wareg Eco Park bisa dijadikan objek tambahan sebelum atau balik dari Kintamani,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Bendahara Komunitas Pariwisata Gianyar, I Wayan Sudarsana. Sebagai bentuk dukungan, sebelum objek wisata alam ini dibuka, pihaknya pada tahun 2020 melaksanakan lomba guiding. “Kami harapkan lomba serupa bisa dilaksanakan kembali di tempat ini,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.