Operasi di Penelokan Jaring Empat Pelanggar Prokes

TIM Yustisi melalukan operasi penertiban protokol kesehatan (prokes) bagi pengunjung di kawasan Penelokan, Kintamani, Minggu (16/5/2021). Foto: ist
TIM Yustisi melalukan operasi penertiban protokol kesehatan (prokes) bagi pengunjung di kawasan Penelokan, Kintamani, Minggu (16/5/2021). Foto: ist

BANGLI – Tim Yustisi dari kepolisian, TNI, Satpol PP serta instansi terkait kembali turun untuk operasi penertiban protokol kesehatan (prokes) bagi pengunjung di kawasan Penelokan, Kintamani, Minggu (16/5/2021). Dalam operasi ini terdapat empat pengunjung yang terjaring dan diberi sanksi push up.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, menjelaskan, operasi Tim Yustisi dilakukan di Kintamani karena ada peningkatan kunjungan saat liburan panjang serangkaian Idul Fitri. Ramainya kunjungan ke Kintamani terjadi sejak tiga hari terakhir, baik di objek wisata seputaran Penelokan, Geopark, serta di sejumlah restoran. Keramaian inilah menjadi perhatian petugas untuk mengingatkan semua pihak, baik pengelola restoran maupun pengunjung, untuk selalu menaati prokes.

Bacaan Lainnya

“Untuk restoran tetap menerapkan prokes secara ketat, sarana prasarananya juga telah tersedia,” ucapnya.

Dari operasi tersebut, sambungnya, tim menjaring empat orang pengunjung yang melanggar prokes. Satu orang pengunjung dari Gianyar. Pengunjung ini diberi teguran lantaran memakai masker tidak sesuai ketentuan. Sementara pelanggar lainnya diberikan sanksi sosial karena tak memakai masker, dan satu orang lagi disanksi fisik dengan push up. “Kami tidak hentinya-hentinya mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menaati prokes, mengingat wabah Covid-19 masih  terjadi di negara ini, termasuk di Bangli,” pesannya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses