Masa Pandemi, Koperasi Miliki Peran Strategis di Masyarakat

  • Whatsapp
KADIS Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma (kanan) foto bersama Ketua Dekopinda Denpasar, Wayan Mudana (kiri) dan peserta diklat akuntansi koperasi di Aula Kantor Diskop UMKM Denpasar, Selasa (24/4/2021). Foto: ist
KADIS Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma (kanan) foto bersama Ketua Dekopinda Denpasar, Wayan Mudana (kiri) dan peserta diklat akuntansi koperasi di Aula Kantor Diskop UMKM Denpasar, Selasa (27/4/2021). Foto: ist

DENPASAR – Gerakan koperasi di Kota Denpasar di masa pandemi Covid-19 memiliki peran penting dan strategis, karena 80 persen lebih tenaga kerja terserap di sektor koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun, sumber daya manusia (SDM) berkualitas tetap menjadi prioritas utama dalam membidani koperasi.

‘’Pendidikan dan pelatihan (diklat) SDM akuntansi dikalangan koperasi sehingga kemampuanakuntansi yang bagus dan menggambarkan keberadaan keuangan dan aset koperasi dapat dipertanggung jawabkan,’’ kata Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadarma Sena, di sela-sela pembukaan Diklat Akuntansi Koperasi di Aula Kantor Diskop dan UMKM, Selasa (27/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Erwin Suryadarma, koperasi sebagai perusahaan berorientasi pada pengguna jasa (anggota) memiliki peranan strategis. Koperasi juga memiliki fungsi kuat sebagai badan usaha menaungi dan mempersatukan masyarakat kecil, organisasi, kelompok, pemerintah dan nonpemerintah dalam mengerakan ekonomi. Di samping menjadi tumpuan dalam meningkatkan kesejahteraan menghadapi persaingan global ekonomi.

”Saat ini iklim persaingan usaha semakin kompotitif menjadi tantangan koperasi sebagai organisasi ekonomi berbasis orang untuk menjalankan usaha dengan baik dan efesien,’’ ujarnya.

Mempertahankan jati diri koperasi, lanjut Erwin Suryadarma, sesuai UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian memberi pelayanan kepada anggota dan calon anggota sekaligus sebagai pemilik dan pengguna jasa. Selain diatur dalam Permen No.4 tahun 1994 tentang anggaran dasar koperasi dan peraturan lain.

Baca juga :  SAKIP yang Baik Harus Ditunjang Reformasi Birokrasi yang Prima

”Kami harapkan pengelolaan koperasi dilakukan profesional dan demokratis. Bila ini dijalankan dengan konsisten dan sesuai prinsip-prinsip yag terkandung dalam jati diri koperasi, niscaya kinerja koperasi lebih baik untuk memberi pelayanan dan mesejahteraan anggota,’’ ucap Erwin Suryadarma.

Dia menerangkan, koperasi di Kota Denpasar secara kuantitas menunjukkan perkembangan, namun secara kualitas masih banyak perlu ditingkatkan. Seperti peran anggota sangat menentukan arah perkembangan dan kemajuan usaha. Apalagi masa pandemi Covid-19 ini melumpuhkan perekonomian semua lini termasuk koperasi nena pukulan berat.

Diharapkan seluruh komponen yang ada di koperasi bahu membahu menjaga kelangsungan hidup koperasi. ”Kami minta anggota, pengurus dan pengawas selama ini sudah bekerja keras lebih tingkatkan lagi agar bisa keluar dari krisis. Terutama menjaga likuiditas sehingga koperasi tidak sampai bermasalah dan gagal membayar kewajiban kepada anggota,’’ pintanya.

Sementara Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Ketut Pulig, mengakatan, diklat SDM akuntansi pengelola koperasi se-Kota Denpasar diikuti 60 peserta dilaksanakan dua angkatan. Angkatan pertama dimulai Selasa (27/4) ini hingga 30 April 2021 diikuti 30 peserta. Angkatan kedua digelar pada 3-6 Mei 2021.

Pelaksanaan diklat dibagi menjadi dua yakni memberi pemahanan materi dilakukan di ruang pertemuan Diklat Koperasi UMKM Denpasar. Sementara praktik kerja lapangan dilakukan di KSU Desa Pemogan.

”Diklat SDM akuntansi koperasi ini dilaksanakan agar juru buku memiliki kemampuan serta kompetensi membuat laporan keuangan secara professional dan akuntabel,’’ kata Pulig. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.