Makan di Warung Angkringan Penimbangan, Bahu Dodi Ditusuk Pisau Oleh Pria Tak Dikenal

  • Whatsapp
KORBAN penganiayaan saat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. foto: ist

BULELENG – Aksi penganiayaan terjadi di kawasan wisata Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Buleleng, Rabu (15/9/2021) malam. Korbannya adalah Herman Dodi Bria (27) warga Desa Baktiseraga, Buleleng, yang diduga dianiaya oleh seseorang tidak dikenal korban. Namun dari informasi warga sekitar Pantai Penimbangan, pelakunya diketahui bernama Ajik (35).

Dalam kejadian itu, terduga pelaku menusuk bahu korban menggunakan sebilah pisau. Belum diketahui motif penganiayaan tersebut. Kasusnya sekarang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Dari informasi diterima, kejadian ini bermula dari korban sedang makan di salah satu warung angkringan yang ada di kawasan wisata Pantai Penimbangan. Saat itu, seseorang (pelaku) yang sedang duduk diatas motor melihat ke arah korban. Selanjutnya korban pun bertanya kepada pelaku.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung menantang korban berkelahi. Tapi korban enggan menanggapi hal itu, lantaran merasa tidak ada masalah. Karena terus ditantang, akhirnya korban menerima tantangan pelaku untuk berkelahi di setra (kuburan).

Saat akan jalan, tiba-tiba pelaku langsung menusuk bahu korban menggunakan pisau. Seketika korban melawan dan langsung membanting pelaku. Kejadian tersebut langsung dilerai oleh warga sekitar. Korban sempat mendapat penanganan medis atas luka robek pada bahunya. Selanjutnya korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Singaraja. Barang bukti yang diamankan yakni pisau pemutik milik pelaku.

Baca juga :  Koster Sebut Piala Dunia U-20 Momentum Kebangkitan Pariwisata Bali

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Kasusnya masih dalam penyelidikan di Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja, termasuk mencari tahu identitas pasti pelaku karena saat kejadian itu korban tidak mengenal pelaku.

‘’Kejadian ini kan beredar di media sosial, Facebook. Sudah dilaporkan ke Polsek Kota Singaraja, setelah kejadian itu. Dalam laporannya, pelakunya ini masih penyelidikan. Biarkan dulu penyidik menuntaskan penanganan laporan ini,’’ kata Iptu Sumarjaya.

Sejauh ini sudah ada beberapa orang saksi dimintai keterangan terkait dengan penanganan laporan dugaan penganiayaan ini. ‘’Pelapor (korban) sudah dimintai keterangan setelah melapor. Untuk kronologis (pasti), kami belum ketahui karena masih proses penyelidikan,’’ pungkas Iptu Sumarjaya. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.