POSMERDEKA.COM, GIANYAR – PS Badung akhirnya merebut satu tiket grand final yang tersisa, setelah dalam pertandingan keenam (terakhir) menghajar Titan Alpha Bali (TAB) dengan skor telak 7-2 (4-2), pada laga penyisihan terakhir Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025-2026, di Lapangan Bali United Training Centre, Gianyar, Rabu (11/2/2026) sore.
Marcelinus Eba menjadi bintang PS Badung setelah dia mencetak hattrick atau tiga kali menjebol gawang TAB yang dijaga kiper Komang Dafa Pradita Hartawan pada menit ke-6, 29 dan 90. Kemudian penyerang sayap I Putu Julyo Haraiva Kertajnya juga menyumbang 2 gol untuk Laskar Keris -julukan PS Badung, pada menit 12 dan 49.
Tetapi gelandang senior I Gede Jeno Wilyantara mempunyai andil sangat besar, karena dialah membuka kran pesta gol PS Badung saat laga baru berjalan semenit. Bahkan gol sang kapten menjadi gol tercepat di kompetisi ini. Satu gol sisa PS Badung disumbangkan Wayan Ade Bayu Suta pada menit 64. Sementara dua gol balasan TAB diborong Sirilus Esra Sengsara di menit 9 dan 31.
Dengan kemenangan ini, PS Badung yang ditangani duet Pelatih Komang Mariawan dan Sujata ini finish di urutan kedua klasemen akhir dengan nilai 15 dari hasil 5 kali menang dan sekali kalah (lihat klasemen akhir di bawah, -red).
Satu-satunya kekalahan PS Badung dialami pada laga pembuka. Start buruk PS Badung yang dipaksa harus mengakui keunggulan MIFA (Mi Coaching Football Academy), dengan skor 1-2. Tentu saja, kini Badung punya kesempatan revans atas kekalahan itu, dalam dua kali laga grand final (14 dan 17 Februari).
Sempurna
MIFA yang sudah pasti lolos ke grand final, menyempurnakan ketangguhannya dengan kemenangan, setelah mengalahkan Putra Tresna Bali 1-0 yang dilansungkan di Stadion Ngurah Rai Denpasar. Gol semata wayang MIFA ke gawang Putra Tresna yang dijaga kiper Kadek Dwi Satria Mehendra, dicetak Yoga Ariafianto di menit 25.
Dengan kemenangan ini, MIFA yang dipoles Pelatih I Wayan Sukadana, bertengger di puncak klasemen akhir, dengan mengoleksi nilai sempurna 18 dari 6 kali laga tanpa tersentuh hasil seri maupun kalah.
Sebaliknya Putra Tresna finish di urutan keempat dengan nilai 7 dari 6 kali penampilannya. Dengan demikian, anak-anak asuhan Pelatih I Wayan Agus Wira Senjaya, punya kesempatan berebut juara ketiga melawan TAB yang berada di urutan ketiga klasemen akhir.
Satu lagi pertandingan pada partai pertama di Stadion Ngurah Rai, tim Singaraja Zona Fair Play (ZFP) menang WO atas tim juru kunci Bali FC. Sesuai regulasi, Singaraja ZFP dinyatakan menang 3-0, sehingga posisinya naik ke peringkat kelima dengan nilai 6, menggeser Undiksha yang turun ke posisi enam dengan nilai 6. yes
KLASEMEN AKHIR
1.MIFA 6 6 0 0 30-4 18
2.PS Badung 6 5 0 1 23-6 15
3.TAB 6 3 0 3 19-29 9
4.Putra Tresna 6 2 1 3 13-11 7
5.Singaraja ZFP 6 3 0 3 12-11 6
6.Undiksha 6 1 1 4 13-15 4
7.Bali FC 6 0 0 6 6-40 0
*Catatan: Tim Singaraja Zona Fair Play secara sengaja dengan alasan apapun tidak melanjutkan pertandingan, sehingga pertandingan tidak dapatdimainkan secara penuh yang berujung sanksi dan melanggar Pasal 11.4 Regulasi Liga 4 2025/26 Menimbang Pasal 28 Ayat (1) Kode Disiplin PSSI tahun 2025 jo. Pasal 11.4 Regulasi Liga 4 2025/26, Tim Singaraja Zona Fair Play diberikan hukuman forfeit yakni dinyatakan kalah 0-3 atas tim lawan yang dinyatakan menang dan hukuman pengurangan 3 (tiga) poin dari keseluruhan poin yang telah diperoleh oleh Tim Singaraja Zona Fair Play.
























