POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Didukung Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Nyoman Giri Prasta dan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, tuan rumah Perseden Denpasar sukses mengawali laga perdananya di Grup W Babak 32 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025, setelah menekuk Pekanbaru FC (Riau) dengan skor 2-0, di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (30/4/2025) malam.
Bertanding dihadapan sekitar 2.000 pendukung fanatiknya, Laskar Catur Muka -julukan Perseden- langsung tampil menekan sejak peluit kick off dibunyikan Wasit Hafizullah Faridh dari Kabupaten Bandung Barat.
Setelah penyerang Antonius Emanuel Sina menyia-nyiakan sedikitnya dua peluang emas di menit ke-2 dan 7, akhirnya Perseden membuka kebuntuan melalui gol yang dicetak Kadek Yoga Prasetya di menit 18. Gol indah sundulan kepala pemain bernomor punggung 21 ini diawali umpan terukur sang kapten Made ”Mucin” Antha Wijaya dari servis bola mati.
Bahkan Kadek Yoga layak menyandang bintang lapangan dalam pertandingan, setelah lima menit berselang mencetak brace (dua gol) di menit 23, memanfaatkan blunder kiper Pekanbaru FC Rizki Akbar.
Setelah unggul dua gol, tampaknya Perseden mulai mengendorkan tekanan. Momen tersebut dimanfaatkan Pekanbaru FC melakukan tekanan, namun serangan yang dibangun selalu dapat dipatahkan barisan pertahanan Perseden yang dikomando Firman Nur Assyadhiq dan Mohammad Fadly Surya Saputra.
Pun di babak kedua, Pekanbaru tetap mendominasi serangan. Sementara tim tuan rumah justru lebih banyak mempertahankan keunggulannya, dengan sesekali mengimbangi dengan serangan balik. Strategi ini cukup berhasil, bahkan Kadek Yoga nyaris membuat hattrick di menit ke-76 melewati kiper Rizki Abar, tetapi sayang tendangan lob-nya masih tipis di atas mistar.
Skor 2-0 untuk keunggulan Perseden akhirnya bertahan sampai peluit panjang. Dalam pertandingan itu, Wasit Hafizullah Faridh mengeluarkan tiga kartu kuning, dimana 2 diantaranya diberikan tim tuan rumah (Gerry Wilson Umbu Hanji dan Fauzi), sementara 1 kartu kuning lagi untuk pemain Pekanbaru FC Iqbal Prasetio.
Dalam konferesi pers usai pertandingan, Pelatih Kepala Pekanbaru FC Ambrizal mengaku menerima kekalahan timnya dengan lapang dada. ”Sebenarnya kami berhasil meredam strategi Perseden, namun anak-anak kalah mental sehingga terjadi dua gol lawan,” ujarnya.
Mental dalam sebuah pertandingan, kata dia, sangat penting dimiliki para pemain. ”Dengan kekalahan ini, kami harus fokus di dua laga sisa. Terutama menghadapi Persigubin, Jumat (2/5) yang merupakan penentuan nasib Pekanbaru FC. Kami tidak boleh kalah dalam pertandingan kedua nanti,” tegas Ambrizal.
Sementara Pelatih Kepala Perseden, Anak Agung Ketut Bramastra mengaku bersyukur dengan kemenangan timnya. ”Anak-anak menjalankan strategi yang diterapkan tim pelatih, langsung menekan sejak kick off dan membuahkan dua gol,” ucapnya.
Ketika ditanya, kenapa Perseden tertekan setelah unggul 2-0, terutama di babak kedua? ”Itu bagian dari strategi yang kami terapkan,” ucapnya, sembari menyebutkan siap menyongsong laga kedua melawan Persital Talumolo Gorontalo, Jumat (2/5) malam.
Sedangkan Manajer Tim Perseden, Made Diatmika, secara umum menilai, pertandingan timnya dengan Pekanbaru FC sangat berimbang. ”Bersyukur kami akhirnya berhasil memenangkan pertandingan yang super ketat ini,” ucapnya.
Disinggung timnya banyak ditekan setelah unggul 2-0, Diatmika menilai sesuatu yang wajar karena lawan (Pekanbaru FC) dalam posisi mengejar ketertinggalannya. ”Meski ditekan, kami juga menyulitkan lawan lewat serangan balik, bahkan Kadek Yoga hampir saja mencetak tiga gol,” pungkasnya. yes
SUSUNAN PEMAIN
PEKANBARU FC: Arizki Akbar (g), Alvi/Bintang Delpadillah (69), Bagus Prasetyo Wibowo, Suhendra Eka Saputra, Kiki Nurhadi/Zacky Fadhlurohman (79), Iqbal Prasetio, M.Zulhari, Wahyu Danil Reza/Reyhan Valeby (79), Rangga Febriadi/Enrico Delfiendra (HT), Rido Rinaldi/Ilham Khalib (67), Ali Muhamad Ichsan.
PELATIH: Ambrizal
PERSEDEN: Faizal Hariyono (g), Firman Nur Assyadhiq, Made Antha Wijaya/Fauzul Bayani (88), Mohammad Fadly Surya Saputra/Fauzi (66), Komang Aldita Mahaputra, Kurniawan Heru Prasetyo, Yulius Larsan Holo/Ketut Dedi Setiyawan (81), Kadek Yoga Prasetya, Gerry Wilson Umbu Hanji, Antonius Emanuel Sina/Rainal Dino Naimuni (81), Putu Melka Yasa Adi Putra.
PELATIH: AA. Ketut Bramastra
























