Libur Imlek, Penglipuran Target 5.000 Wisatawan per Hari

MOMEN liburan Hari Raya Imlek meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali, termasuk objek wisata Desa Penglipuran di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Momen liburan Hari Raya Imlek meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali, termasuk objek wisata Desa Penglipuran di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli. Pengelola objek wisata ternama di Bangli ini menarget 5.000 wisatawan per hari.

Manajer Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, Minggu (11/2/2024) menuturkan, kunjungan wisatawan ke Penglipuran sejatinya sudah nampak sejak Rabu (7/2/2024). Angkanya juga cukup menggembirakan, per hari mencapai 3.500 orang.

Bacaan Lainnya

Peningkatan jumlah wisatawan pada momen Imlek masih terus berlangsung hingga Hari Raya Imlek pada Minggu (11/2/2024). “Kami target kunjungan sekitar 5.000 wisatawan,” ujarnya.

Terkait perayaan Imlek ini, manajemen Desa Penglipuran mendesain nuansa objek hingga bernuansa Imlek seperti di loket tiket hingga jalan di sekitar hutan bambu. Disiapkan pula tiket wisata eksekutif kepada wisatawan yang mengambil paket dari tiket masuk, makan siang di hutan bambu, termasuk juga welcome drink berupa loloh cemcem khas Penglipuran. Paket ini dijual Rp80.000 per orang untuk wisatawan domestik, dan Rp100.500 untuk wisatawan asing.

Di kesempatan terpisah, Polres Bangli mengerahkan personel untuk pengamanan Tahun Baru Imlek. Beberapa kongco dan klenteng yang menjadi objek pengamanan yakni Kongco Kwamkong Catur, Kongco Kwam In Langgahan, Kongco Ratu Gede Ngurah Subandar Batur Utara, Kongco Censen Satra, Kongco Ratu Ayu Mas Subandar Pinggan, Klenteng Fusek Censen Batur Selatan, dan Kongco Batih Siakin.

Baca juga :  Pedagang Raup Keuntungan Jutaan Rupiah di MXGP Lombok

Kabag. Ops Polres Bangli, Kompol Dewa Gede Oka, mengatakan, pengamanan dilakukan di sekitar tempat berlangsungnya kegiatan ibadah. Pengamanan perayaan Imlek 2575 tahun 2024 dalam hari libur panjang. Personel diingatkan tetap profesional melaksanakan pengamanan dan patroli untuk menjaga kondusivitas keamanan.

“Selain itu objek wisata yang menjadi tujuan wisata saat liburan juga menjadi atensi, seperti di Desa Wisata Penglipuran, kawasan Penelokan Kintamani dan sekitarnya,” ucapnya memungkasi. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.