Langgar Waktu PPKM, Pengunjung Kafe Diminta Pulang

  • Whatsapp
PETUGAS gabungan melakukan sidak ke kafe remang-remang yang buka melewati batas jam PPKM Mikro di Siyut, Tulikup, Gianyar. Foto: adi
PETUGAS gabungan melakukan sidak ke kafe remang-remang yang buka melewati batas jam PPKM Mikro di Siyut, Tulikup, Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP Gianyar menemukan tempat hiburan malam jenis kafe remang-remang buka melewati batas jam operasional Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro di wilayah Banjar Siyut, Desa Tulikup, Gianyar, Bali, Sabtu (20/2/2021) malam. 

Di kafe remang-remang yang masih buka lewat pukul 21.00 tersebut, petugas menjumpai beberapa pengunjung, yang ditemani pelayan perempuan, masih beraktivitas dengan mengabaikan protokol kesehatan. 

Bacaan Lainnya

Mendapat temuan sidak seperti itu, petugas memberi imbauan dan menekankan pengunjung segera pulang. Pemilik kafe juga diminta menutup tempat hiburan malam tersebut. 

Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol I Wayan Latra, mengatakan, personelnya bersama petugas gabungan dari TNI serta Satpol PP melaksanakan sidak untuk mengimbau masyarakat agar menaati protokol kesehatan.

“Kami patroli di seputaran jalur selatan Gianyar, yakni menyusuri jalan perkotaan sampai dengan jalur Bypass Ida Bagus Mantra untuk memberikan imbauan terkait protokol kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya. 

Saat sidak tersebut, kata dia, tim menjumpai satu kafe remang-remang di Banjar Siyut, Desa Tulikup, Gianyar  masih buka melewati jam batas operasional PPKM berskala mikro. Sebenarnya ada tiga kafe yang dilihat, tapi dua di antaranya sudah tutup. Yang masih buka itu yang diimbau untuk segera tutup. 

Baca juga :  Sempat Menghilang, Kapal Ikan Ditemukan di Perairan Utara Bali

Selain tempat hiburan malam, saat melakukan sidak petugas juga menemukan tempat nongkrong anak muda di wilayah Jalan Ksatrian Gianyar masih buka. “Kami sudah imbau untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.