JEMBRANA – Kasus Covid-19 di Jembrana masih mengalami fluktuasi. Pada Rabu (3/2/2021), hasil swab sebanyak 22 orang positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 18 orang di Hotel Jimbarwana dan 4 orang di RSU Negara. Jumlah pasien yang sembuh kemarin 6 orang. Sementara yang meninggal dunia 1 orang.
“Kasus Covid-19 di Jembrana mengalami kenaikan dan penurunan. Itu karena hasil pelacakan. Sempat dibawah 10 dan kadang diatas 20 per hari. Namun tingkat kesembuhan juga meningkat. Semoga saja angka kematian bisa diminimalisasi,” ungkap dr Gusti Agung Putu Arisantha selaku Humas Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana.
Lebih lanjut Arisantha mengatakan, dari akumulasi kasus Covid-19, jumlah pasien Covid-19 sebanyak 1.618 orang dan meninggal dunia 50 orang. “Oleh karena itu, kami mengharapkan agar masyarakat taat prokes dan menerapkan 3M baik memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” harapnya.
Kadis Kesehatan Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, mengatakan, saat ini di ruang isolasi RSU Negara yang memiliki 61 tempat tidur masih merawat 29 orang pasien isolasi. Sebanyak 23 orang diantaranya pasien positif Covid-19 dan 6 orang merupakan pasien suspect Covid-19.
“Jumlah itu sudah menurun dibanding bulan lalu dimana ruang isolasi sempat kepenuhan. Selain itu puskesmas dan hotel yang dijadikan tempat isolasi juga sempat kepenuhan sehingga ada pasien yang harus isolasi mandiri menunggu ada ruang yang kosong,” jelasnya.
Dia mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti anjuran dari pemerintah dengan menerapkan prokes terutama 3M. “Kami berharap Jembrana bisa keluar dari zona merah dengan makin gencarnya tim yustisi melakukan operasi penegakan prokes di lapangan, bahkan sampai melakukan rapid test antigen di tempat operasi,” pungkas Oka Parwata. man
























