TABANAN – Minggu mungkin bukan hari baik bagi Kadek Agus Hermanjaya (36) untuk berbuat jahat. Pria beralamat di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng ini justru babak belur dihajar massa. Saat menjambret, korban sempat melawan hingga mereka sama-sama jatuh di aspal Jalan Raya Pupuan, Banjar Dinas/Desa/Kecamatan Pupuan, Minggu (26/6/2022).
Korban dalam kejadian tersebut adalah Ni Nyoman Bidani (44) beralamat di Desa Pujungan, Pupuan. Dia melawan begitu pelaku memepet motor dan menarik perhiasan kalung yang dipakai, sehingga mereka sama-sama jatuh dari motor masing-masing. Saat itulah korban berteriak jambret. Seorang warga yang berada di dekat lokasi kemudian menendang pelaku sampai tersungkur ke jurang di pinggir jalan.
Beberapa warga yang tahu kejadian itu ikut membantu mengejar pelaku. Polisi kemudian datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Namun, sebelum dilarikan ke Polsek Pupuan, warga sempat memberi “kenang’kenangan” sejumlah pukulan dan tendangan ke tubuh pelaku yang penuh tato itu.
Kapolsek Pupuan, AKP I Made Budiarta, mengatakan, kasus tersebut masih dikembangkan lebih lanjut, dan pelaku masih dalam pemeriksaan. “Kami masih mengembangkan kasus ini, sambil mencari barang bukti berupa perhiasan kalung milik korban yang belum ditemukan sampai malam ini (kemarin), karena terduga pelaku mengatakan membuang kalung dimaksud saat dikejar massa,” ungkapnya.
Kasus jambret di Pupuan itu merupakan kali ketiga terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya sempat terjadi di Marga, dan kemudian juga di wilayah Kecamatan Kediri.
Belum lama ini, Satreskrim Polres Tabanan mengungkap kasus jambret di Jalan Raya Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Tersangkanya adalah Muhamad (34) asal Bengkulu, dan korbannya adalah Luh Widi Wijayanti (21).
Kasatreskrim AKP Aji Yoga Sekar mengatakan, tersangka yang ditangkap adalah salah satu dari dua pelaku. Seorang lainnya berinisial An masih buron. “Satu orang lainnya masih DPO (daftar pencarian orang),” ujarnya.
Dalam kasus tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain baju dan celana yang dipakai tersangka pada saat kejadian, sebuah tas abu-abu milik korban, dan sepasang headset bluetooth merk samsung warna putih. gap
























