Kepala OPD Didorong Ciptakan Program Inovatif

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta (kiri) saat meninjau kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakan Klungkung, Selasa (12/1/2021). foto: ist

KLUNGKUNG – Para kepala dinas yang baru dilantik beberapa hari lalu, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kearsipan dan Perpustakan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, mendapat perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, untuk menciptakan program-program inovatif.

Bupati Suwirta sengaja mengunjungi sejumlah OPD, terutama yang dipimpin birokrat yang baru dilantik, untuk memotivasi mereka agar tidak terpaku pada aktivitas rutin sehari-hari.

Bacaan Lainnya

“Saya sarankan mereka membuka wawasan dan pikiran dalam bekerja, serta menciptakan sebuah inovasi. Sebab, inovasi merupakan niat baik kita untuk memecahkan permasalahan dan dalam menggali potensi,” katanya, Selasa (12/1/2021).

Dalam kesempatan itu, secara rinci dia memerintah Kepala Dinas Pendidikan, Ketut Sujana, untuk segera menuntaskan program penegerian TK. Suwirta berharap pada tahun ajaran baru 2021-2022 sebanyak 16 TK segera bisa dituntaskan menjadi TK Negeri.

Sementara di kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakan, Suwirta mengecek pelayanan perpustakaan dan kearsipan. Dia mencoba langsung fitur pelayanan daring perpustakaan melalui http//perpusda.klungkungkab.go.id. Dia berharap perpustakaan ini bisa digunakan dan diakses masyarakat.

“Di bidang kearsipan, saya minta segera berbenah dan menyiapkan Depo Arsip. Pengadaan Depo Arsip supaya dipercepat, minimal tahun 2022 sudah bisa dikerjakan untuk mendukung E-Arsip yang dimiliki,” tegasnya.

Baca juga :  Ngamuk, Seorang Ibu Diamankan Satpol PP

Di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bupati Suwirta menginstruksi Kepala Dinas Dewa Ketut Sueta Negara dan jajarannya untuk terus mengawal pelaksanaan program hidroponik untuk KK Miskin.

Meski pendampingan melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Dinas Pertanian, tapi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan supaya tetap mengawasi. Dengan begitu program itu bisa terus berjalan dan memberi dampat positif bagi KK miskin.

“Semua OPD wajib menciptakan program inovatif, kabid di masing-masing dinas supaya mengawasi dan membimbing para kasinya bekerja menciptakan sebuah inovasi. Selain itu dinas supaya mempercepat kegiatan fisik dari dana DAK sambil menunggu juklak dan juknis,” urainya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.