POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Veteran di Karangasem mengeluh tak dapat perhatian dari pemerintah selama dua tahun terakhir ini. Mirisnya, mereka harus membagi uang tunjangan untuk transportasi seorang staf yang selama ini mengabdi di kantor DPC Legiun Veteran Republik Indonesia, Karangasem.
Kondisi itu diakui Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia, I Made Oka, saat menyampaikan keluh kesah kepada wartawan dalam momen menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional di Karangasem, beberapa waktu lalu.
“Ya sejak dua tahun ini (2022-2023) tidak ada perhatian. Sebelumnya kami rutin dapat bantuan hibah dari pemerintah untuk melaksanakan program dan operasional di kantor kami,” kisahnya, Kamis (9/11/2023).
Dampak dari minimnya perhatian tersebut, ungkapnya, beberapa program yang rutin dilaksanakan, salah satunya program sosialisasi kepada siswa dan generasi muda terkait nilai-nilai kepahlawanan, tidak bisa dilakukan. Selain itu, di beberapa kegiatan yang mengharuskan keluar Karangasem, dia terpaksa mengendarai sepeda motor karena keterbatasan biaya operasional.
Padahal, urai veteran asal Lingkungan Peladung, Kelurahan Padangkerta ini, dia setiap tahun selalu mengusulkan bantuan hibah kepada Pemkab Karangasem. Hanya, sejak tahun 2022 hingga kini tidak ada realisasi apa pun.
Dia berharap melalui momen peringatan Hari Pahlawan, kondisi veteran bisa menjadi perhatian. Pula agar ke depan dapat diberi sentuhan oleh Pemkab Karangasem untuk 28 veteran yang saat ini masih ada di Karangasem. nad
























