POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau lokasi kebakaran rumah di Jalan Lembu Sura, Gang Kunta Dewata No. 23, Banjar Pemalukan, Kelurahan Peguyangan, Kamis (19/9/2024). Wali Kota memastikan optimalisasi penanganan pascakebakaran, termasuk juga penyaluran bantuan serta santunan bencana bagi pemilik rumah yang terkena musibah.
Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan, kebakaran rumah tinggal di Jalan Lembu Sura, Gang Kunta Dewata No.23, Banjar Pemalukan, Kelurahan Peguyangan tersebut terjadi pada Rabu (18/9/2024) kira-kira pukul 09.11 Wita yang diduga akibat korsleting listrik.
Seluruh personel dan armada Tim Damkar Kota Denpasar langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman juga dibantu oleh Tim Damkar Kabupaten Badung. Dalam musibah tersebut, lanjut Tirana, sebanyak 1 gedong, 5 kamar tidur, dan 1 dapur turut terbakar. Akibat musibah kebakaran yang melanda rumah milik Ida Bagus Aryana Putra itu tercatat kerugian kurang lebih Rp800 juta.
Wai Kota Jaya Negara menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran tersebut. Pihaknya berusaha memberikan semangat sembari berdiskusi terkait mekanisme pemberian bantuan perbaikan rumah. “Kami berharap pemilik rumah yang terkena musibah ini agar tabah dan semangat, dan kami sudah rancang untuk memberikan bantuan perbaikan rumah yang terdampak,” ujarnya.
Menurut Jaya Negara, pemberian bantuan tersebut tentunya tidak bisa dilaksanakan secara instan. Melainkan wajib melalui mekanisme dan tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Termasuk salah satunya adalah asesmen serta penghitungan kerugian. Sehingga nantinya baru dapat ditetapkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Nanti kita bersihkan dulu, ada tim yang akan mengecek, dan kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena musibah. Biasanya juga akan ada CSR yang ikut membantu perlengkapan lainnya, jadi ini kita bersama-sama sesuai dengan spirit vasudhaiva khutumbakam,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa, mengatakan Tim Verifikasi BPBD Kota Denpasar langsung turun untuk melaksanakan verifikasi. Hal ini untuk mengetahui tingkat kerusakan dan besaran bantuan yang dapat diberikan. rap
























