Karangasem Bersiap Laksanakan Vaksinasi Rabies Massal

DINAS Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem bersiap melaksanakan vaksinasi rabies massal. Mulai awal Januari sampai data terakhir, ada 41 kasus gigitan anjing di seluruh kecamatan. Foto: ist
DINAS Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem bersiap melaksanakan vaksinasi rabies massal. Mulai awal Januari sampai data terakhir, ada 41 kasus gigitan anjing di seluruh kecamatan. Foto: ist

KARANGASEM – Cukup banyak kasus gigitan anjing rabies di Karangasem pada awal tahun 2022 ini membuat Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem bersiap melaksanakan vaksinasi rabies massal. Mulai awal Januari sampai data terakhir, ada 41 kasus gigitan anjing di seluruh kecamatan.

Vaksinasi guna mencegah terjadinya korban yang lebih banyak lagi. Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, Putu Gede Suwata Brata, Minggu (8/5/2022). ‘’Rencananya mulai besok (Senin, 9 Mei 2022) Kami akan melaksanakan vaksinasi rabies massal, dengan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini sering terjadi kasus gigitan anjing rabies,” kata Suwata.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data, wilayah yang paling sering ditemukan kasus gigitan anjing rabies adalah Kecamatan Rendang, persisnya di wilayah Desa Pempatan. Kemudian Desa Tianyar di Kecamatan Kubu, selain di Kecamatan Karangasem juga.

Menurut Suwata, selama melakukan vaksinasi rabies massal sebelumnya, petugas mendapati sejumlah kendala untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing. Antara lain anjing liar sangat sulit untuk ditangkap, selain ada cukup banyak masyarakat sengaja menyembunyikan anjing peliharaannya agar tidak divaksin. “Kami tidak tahu apa sebenarnya alasan mereka menyembunyikan anjing saat hendak divaksin,” imbuhnya bernada heran.

Baca juga :  Debat I, Paslon Pilkada Denpasar Diuji Strategi Pengendalian Corona

Suwata berharap masyarakat yang punya anjing peliharaan, saat ada vaksinasi rabies massal ke wilayahnya, agar menyerahkan anjingnya untuk divaksin. Sebab, ini merupakan langkah antisipasi agar kasus rabies di Karangasem dapat diminimalisir.

“Padahal kami sudah beberapa kali turun ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi rabies terhadap anjing. Namun, saat melakukan vaksinasi, tetap masih banyak masyarakat yang menyembunyikan anjingnya agar tidak divaksin,” pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.