BULELENG – Untuk dapat memberi penguatan dalam hal pelaksanaan tugas-fungsi (tusi) keimigrasian, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali, Anggiat Napitupulu, Senin (4/7) mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Kunjungan ini untuk dapat memastikan pelayanan Imigrasi Singaraja berjalan baik.
Anggiat Napitupulu mengatakan, keimigrasian memiliki fungsi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum. Bahkan dalam penerapannya, Imigrasi bersifat daulat konservatif. Sebab, hanya Imigrasi yang dapat mengizinkan WNI atau WNA untuk masuk maupun keluar wilayah Negara Indonesia.
Untuk itu, dia minta agar dalam memberi pelayanan harus bisa memiliki kepastian, waktu, jenis atau produk, syarat, dan biaya. Pun dipastikan semua informasi tersebut disampaikan benar. “Nanti jangan menyampaikan informasi yang bersayap. Kami harus mengetahui semua produk yang dihasilkan, agar informasi yang disampaikan sama,” serunya.
Terkait WBBM, dikatakan Anggiat Napitulu, jika pada tahun ini belum berhasil, Imigrasi Singaraja tetap berproses untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Tidak boleh fokus hasil akhir, tapi proses dilakukan dengan kesungguhan hati. Semoga tahun depan Imigrasi Singaraja bisa meraih predikat WBBM,” pesannya.
Kepala Kantor Imigrasi Singaraja, Nanang Mustofa, sangat menyambut baik arahan tersebut. Sejauh ini, jelasnya, Imigrasi Singaraja memberi pelayanan dengan baik. Capaian target kinerja tahun 2022 yakni seperti penggunaan aplikasi M-Paspor dalam proses permohonan paspor maupun sosialisasi, uji coba serta penggunaan aplikasi cekal online, dan ujicoba dan penerapan SOPAP penegakan hukum Keimigrasian.
“Dari sisi anggaran, sampai dengan bulan Juni 2022, Imigrasi Singaraja merealisasikan anggaran 50,13 persen. Sementara untuk target PNBP Keimigrasian sudah tercapai Rp7 miliar lebih atau 90,04 persen dari target Rp8 miliar lebih,” pungkasnya.
Usai memberi pengarahan, Anggiat Napitulu meninjau fasilitas dan ruang pelayanan di Imigrasi Singaraja. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan disiplin seluruh staf dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. rik
























