JBT Catat Trafik Jalan Tol Bali Mandara Meningkat 25 Persen

KEMACETAN terjadi di Jalan Tol Bali Mandara. JBT mencatat trafik Jalan Tol Bali Mandara meningkat 25 persen selama liburan ini. Foto: ist
KEMACETAN terjadi di Jalan Tol Bali Mandara. JBT mencatat trafik Jalan Tol Bali Mandara meningkat 25 persen selama liburan ini. Foto: ist

MANGUPURA – Selama libur Lebaran 2022, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) mencatat ada peningkatan trafik lalu lintas di Jalan Tol Bali Mandara. Manager Operation & Maintenance PT JBT, I Putu Gandi Ginantra, mengatakan, peningkatan itu rerata 25 persen.

Jika semula arus lalu lintas kendaraan diperkirakan mencapai 13 ribu per hari atau 10 persen, namun hingga Kamis (5/5/2022) rata-rata volume kendaraan yang melalui jalan tol sudah mencapai 25 ribuan per hari. ‘’Capaian ini memang melebihi prediksi kami yang semula kita perkirakan meningkat 10 persen. Sejak awal Mei hingga saat ini, peningkatan trafik rata-rata sudah mencapai 25 persen,’’ kata Gandi Ginantra.

Bacaan Lainnya

Kenaikan trafik sebenarnya sudah muncul sejak 1 Mei 2022. Sejak Minggu hingga Selasa, rata-rata trafik kendaraan yang melalui jalan tol mencapai 20 ribu per hari. Kondisi itu meningkat pada Rabu (4/5/2022), yang mencapai 30 ribu kendaraan per hari.

Peningkatan tersebut terjadi untuk arus berwisata dan kebanyakan merupakan domestik.  Ia memperkiraan trend kenaikan itu akan berlanjut hingga Minggu (8/5/2022), seiring berakhirnya liburan akhir pekan dan masa cuti Lebaran.

Kendati melebihi prediksi, namun peningkatan tersebut ternyata masih jauh jika dibandingkan kondisi trafik harian sebelum pandemi Covid-19 melanda. Saat itu rata-rata sebanyak 45 ribu sampai 50 ribu kendaraan yang melintas per hari di tol dan itu persebarannya merata. Bahkan jika dibandingkan kondisi trafik saat libur Lebaran sebelum pandemi, kondisi saat ini juga masih di bawah rata-rata trafik saat itu yang mencapai 39 ribu sampai 40 ribuan kendaraan per hari.

Baca juga :  Denpasar Tambah 2 Pasien Covid-19 Meninggal, Positif 17 dan Sembuh 4 Orang

Meningkatnya trafik kendaraan yang melintas di tol tidak dipungkiri sempat memicu antrian kendaraan saat masuk ke gerbang tol gate. Khususnya di tol gate Benoa dan Nusa Dua. Hal itu tidak lepas dari dampak kemacetan yang terjadi di Simpang Dewa Ruci Kuta, sehingga pengendara lebih memilih untuk melintas ke jalan tol.

‘’Untuk di tol, kemacetan itu terjadi di jam tertentu. Untuk di tol gate Benoa itu terjadi mulai jam 4 sore sampai jam setengah 5 sudah cair. Untuk tol gate Nusa Dua itu jam 6 sampai jam setengah 7 itu sudah cair. Pada umumnya persebaran cukup merata, tidak terlalu numplek di satu titik,’’ pungkasnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.