Indonesia Kandidat Terkuat Tuan Rumah World Beach Games 2023

  • Whatsapp
KETUA Umum KOI Raja Sapta Oktohari memberi keterangan di sela-sela temu media yang digagas Kemenpora di Jakarta, Selasa (4/5/2021). foto: dok

JAKARTA – Indonesia menjadi kandidat terkuat tuan rumah World Beach Games (WBG) 2023 berdasarkan keputusan dalam General Assembly Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) di Crete, Yunani, 24-25 Oktober.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/10/2021), mengatakan ANOC memilih Indonesia sebagai kandidat terkuat tuan rumah WBG 2023 karena pengalamannya dalam menyelenggarakan multicabang internasional, seperti Asian Beach Games 2008 di Bali, Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Bacaan Lainnya

Selain Indonesia, Hong Kong juga menjadi salah satu negara yang tertarik untuk menyelenggarakan WBC 2023. “ANOC percaya terhadap kemampuan Indonesia, terutama saat kita sukses menggelar Asian Games 2018 Jakarta-Palembang serta Asian Para Games Jakarta, dan mereka menilai Indonesia mampu menyelenggarakan event sekelas WBG,” kata Okto, sapaan Raja Sapta.

ANOC dikabarkan akan berkunjung ke Indonesia pada akhir tahun ini untuk meninjau kesiapan arena pertandingan dan fasilitas. Namun Okto menekankan bahwa fokus saat ini adalah membebaskan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) dari sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) sehingga persiapan dalam menggelar WBC dan kejuaraan lainnya bisa berjalan lancar.

“Yang penting saat ini kita harus bisa terbebas dari sanksi WADA terlebih dahulu untuk melancarkan segala prosesnya. Kami juga mendorong LADI untuk segera menyelesaikan 24 pending matters (masalah yang belum selesai),” kata Okto, yang dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

ANOC telah membatasi 14 cabang olahraga untuk dipertandingkan di WBG. Sebanyak 10 cabang olahraga merupakan program inti ANOC, yakni renang perairan terbuka 5 km, polo air pantai, sepak bola pantai, bola tangan pantai, karate kata individu, kite foil, tenis pantai, aquathlon (disiplin triathlon yang memperlombakan lari dan renang), voli pantai 4×4 dan gulat pantai.

Baca juga :  Bantuan Sembako Tahap Tiga untuk 34 Ribu KK di Gianyar Disalurkan Awal Desember

WBG edisi pertama diselenggarakan di Doha, Qatar, 2019, setelah San Diego mundur sebagai tuan rumah. Edisi kedua multicabang terakbar olahraga pantai dua tahunan ini sejatinya digelar 2021.

Namun ditunda setelah ANOC karena pandemi Covid-19. Terlebih setelah mendapat masukkan dari NOC seluruh dunia yang ingin fokus menyiapkan atlet di Olimpiade 2020 Tokyo yang diundur ke 2021 karena pandemi serta Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.