Ibu Berperan Penting Disiplin Prokes di Keluarga

  • Whatsapp
Ketua TP PKK Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra. Foto: ist
Ketua TP PKK Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra. Foto: ist

DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Denpasar, IA. Selly Dharmawijaya Mantra, menjelaskan berbagai inovasi dan kreativitas PKK Kota Denpasar dalam mendukung, mendorong, dan mencegah penularan Covid-19 dengan sasaran keluarga sebagai unit kecil dari masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam talk show bertajuk “Ngopi Siang Tanggap Covid-19 #ingatpesanibu3M”on air di salah satu radio pada Kamis (26/11/2020).

“Inovasi tersebut, di antaranya dengan menyosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19 secara virtual dan webinar dengan menggandeng komunitas serta layanan psikolog gratis melalui kegiatan layanan mobile WA, Instagram, dan Youtube sehingga dapat menghindari kerumunan warga,” kata Selly Mantra.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, dalam pandemi Covid-19, peran ibu sangat penting dalam memberdayakan keluarga sehingga dapat mempercepat Gerakan PKK yang terbentuk sangat nyata di masyarakat. Begitu pula terkait percepatan penyampaian informasi-informasi tentang disiplin protokol kesehatan.

“Ibu-ibu diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat dalam mengahadapi Covid-19 dikarenakan kini klaster keluarga menjadi penyebab tingginya kasus Covid-19, sehingga ibu menjadi pendamping dan menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan di keluarga,” katanya.

Menurut Selly Mantra, TP PKK Kota Denpasar terus berupaya untuk menyosialisasikan Gerakan Pesan Ibu 3M dimasyarakat dengan melalui layanan Mobil Konseling “Simelling Ceria”. Layanan ini dilakukan dengan metode penyuluhan keliling dan penyuluhan jemput bola yang terpadu dengan OPD menyasar desa/kelurahan, kelompok posyandu se- Kota Denpasar.

Baca juga :  10 Besar Postingan Terbaik Pemain Bintang Saat Menjalani Karantina Covid-19

Dia menambahkan, TP PKK Kota Denpasar juga melaksanakan Gerakan CTS (Cek Tetangga Sebelah) dalam melakukan pemberdayaan keluarga melalui kelompok Dasa Wisma yang mempermudah pelaksanaan sosialisasi prokes dan menjalani adaptasi kebiasaan baru. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.