Hutan Lindung Bukit Payang Kintamani Diduga Dibakar, Polres Bangli Temukan Belasan Titik Api

  • Whatsapp
TIM identifikasi dari Polres Bangli, dipimpin Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Ariawan, melakukan olah TKP Kebakaran hutan di kawasan hutan wilayah Bukit Payang, Desa Batur Tengah, Kintamani, Rabu (30/9/2020). Foto: gia
TIM identifikasi dari Polres Bangli, dipimpin Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Ariawan, melakukan olah TKP Kebakaran hutan di kawasan hutan wilayah Bukit Payang, Desa Batur Tengah, Kintamani, Rabu (30/9/2020). Foto: gia

BANGLI – Kebakaran hutan terjadi di kawasan hutan wilayah Bukit Payang, Desa Batur Tengah, Kintamani, Selasa (29/9/2020) petang. Api baru bisa dipadamkan pada Rabu (30/9/2020) dini hari, dengan meninggalkan dua hektar hutan hangus terbakar. Karena ditemukan ada bahan cair mudah terbakar, polisi menduga kebakaran ini disengaja oknum, yang masih diselidiki.

Menyelidiki sebab kebakaran, tim identifikasi dari Polres Bangli, Rabu (30/9/2020) turun melakukan olah TKP. Tim dipimpin Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Ariawan; dengan didampingi Kasat Intel AKP I Made Budiarta, Kasat Sabhara AKP IB Ketut Kariawan, petugas BKSD, Polisi Kehutanan dan sejumlah personel Polres. Menurut Kapolres, hasil olah TKP ada 14 titik api. “Kami perkirakan dua hektar hutan ludes terbakar,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Menariknya, Kapolres menyebut ada dugaan kebakaran itu bukan musibah alam, melainkan sengaja dibakar. Tengara itu berdasarkan hasil olah TKP tim Inafis Polres Bangli, yang menemukan barang bukti bahan cair mudah terbakar dalam botol. Hanya, jelas butuh waktu untuk menemukan siapa pelakunya. “Tim masih bekerja di lapangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” cetusnya.

Baca juga :  Terkait Polemik Hare Krishna, PHDI-MDA Kota Denpasar Sepakati Empat Hal

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api kali pertama diketahui anggota Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), I Wayan Laba (41), dari Desa Batur Selatan, sekitar pukul 17.00 Wita. Laba  Jero Mangku Dita (26) dan Gede Darmawan mendatangi lokasi yang dimaksud, dan didapati hutan di kawasan itu terbakar.

Mereka kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Bangli, yang mengirim dua unit modal pemadam, untuk membantu proses pemadaman. Pemadaman juga dibantu Polres Bangli, Polsek Kintamani, TNI, dan warga sekitar.

I Made Cepot, salah seorang warga Payang, yang membantu proses pemadaman bertutur, sejatinya Selasa malam api sudah bisa dipadamkan. Namun, mungkin karena ada angin dan kondisi panas, Rabu siang asap kembali muncul disertai api.

Kalak BPBD Bangli, I Ketut Gde Wiradana, membenarkan adanya musibah kebakaran hutan tersebut. Mengaku belum tahu penyebab kebakaran, dia hanya dapat memperkirakan luas hutan yang terbakar mencapai dua hektar.

Melihat ke belakang, tahun lalu pada tanggal yang sama juga terjadi kebakaran hutan seperti di kawasan hutan Taman Wisata Alam Bukit Payang, Desa Batur, Kintamani. Meski hanya semak-semak yang terbakar, tapi berdampak kepada pohon pelindung milik hutan BKSD. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.