Kasus Positif Covid-19 di Bali Naik Lagi, Pasien Meninggal Bertambah 4, Sembuh 116 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali masih berfluktuaktif hingga pengujung September ini. Kali ini, Rabu (30/9/2020) kembali terjadi peningkatan kasus positif baru sebanyak 133 orang. Sementara, pasien yang dinyatakan sembuh tercatat 116 orang. Kabar dukanya, kembali 4 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan data harian yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (30/9/2020), empat (4) pasien yang tutup usia dalam perawatan itu, 2 orang diantaranya warga Kabupaten Badung, 1 warga Denpasar dan seorang lagi warga Karangasem.

Bacaan Lainnya

”Kabar duka lagi hari ini, tercatat ada tambahan 4 pasien meninggal dunia, sehingga totalnya berjumlah 275 orang (3,10%) dengan rincian 273 WNI dan 2 WNA,” kata Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Rabu (30/9/2020).

Dibandingkan dalam dua hari sebelumnya, terjadi penurunan kasus kematian cukup signifikan, dimana Senin (28/9/2020) sebanyak 9 orang dan Selasa (29/9/2020) sebanyak 8 orang. Penurunan ini berdampak pada posisi Bali yang kini berada di peringkat 10 besar bersama dua provinsi lainnya secara nasional.

Jumlah harian kasus meninggal dunia secara nasional tercatat 139 orang yang dilaporkan 20 provinsi, sementara 14 provinsi nihil tambahan kasus kematian. Jawa Timur yang terbanyak 30 orang, disusul Kalimantan Timur (19), Jawa Barat (15), DKI Jakarta (13), Sumatera Barat (11), Riau (8), Papua (6), Sumatera Selatan (6), Jawa Tengah (5). Kemudian Bali di urutan 10 bersama Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan masing-masing 4 orang.

Baca juga :  Kadisdikpora Bali : Penugasan Daring dan TV Jangan Tubrukan

Sayangnya, turunnnya kasus meninggal justru dibarengi naiknya penambahan kasus terkonfirmasi positif. GTPP mencatat ada penambahan 133 orang melalui transmisi lokal, naik 27 orang dari hasi sebelumnya Selasa (29/9/2020) yang tercatat 106 orang. Peningkatan ini juga membawa Bali kembali masuk 10 besar, tepatnya peringkat 9 daftar provinsi penyumbang kasus positif harian secara nasional.

Seluruh kabupaten/kota di Bali melaporkan tambahan harian kasus positif, dengan rincian Denpasar 36 orang, Badung (32), Tabanan (22), Buleleng (19), Jembrana (7), Gianyar (6), Karangasem dan Klungkung masing-masing 4 orang dan Bangli 3 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif kasus covid-19 di Bali kini berjumlah 8.878 orang (8.850 WNI dan 28 WNA) yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini tercatat sebanyak 8.486 kasus,” jelas Rentin.

Sementara 116 pasien yang dinyatakan sembuh dilaporkan 8 kabupaten/kota kecuali Bangli. Kota Denpasar kembali mencatatkan pasien sembuh terbanyak 44 orang, disusul Karangasem (17), Gianyar (14), Klungkung (11), Tabanan (10), Jembrana dan Badung masing-masing 8 orang, terakhir Buleleng 4 orang. Jadi, total pasien covid-19 di Bali yang sudah sembuh sebanyak 7.365 orang (82,96%) dengan rincian 7.340 WNI dan 25 WNA.

Berdasarkan data tersebut di atas, kini pasien (kasus aktif) yang masih menjalani perawatan, sebanyak 1.238 orang (13,94%) dengan rincian 1.237 WNI dan 1 WNA. Mereka dirawat tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Siapkan Rp3,6 Miliar Tangani Corona

Menyikapi meningkatnya kasus terkonfirmasi positif yang hampir setiap hari terus terjadi, Made Rentin pun kembali mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat Bali agar lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Sebab, menurutnya, dalam upaya pengendalian dan pencegahan covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Rentin juga kembali menegaskan, bahwa sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan di Bali sesuai Pergub 46 yakni Rp100.000 bagi perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi covid-19 ini,” ajak Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.