Hari Ketiga IBL 2021, Bali United dan Satria Muda Langsung Bangkit

PEMAIN Bali United Basketball, Yerikho Tuasela (kanan) saat menghadapi Bima Perkasa Yogyakarta, dalam pertandingan pertama, Kamis (11/3/2021). foto: dok

JAKARTA – Bali United Basketball dan Satria Muda Pertamina Jakarta yang mengawali start buruk di laga perdana, langsung bangkit di pertandingan keduanya dengan mengalahkan lawan-lawannya pada hari ketiga Fase I Liga Basket Indonesia (IBL) musim 2021 yang berlangsung di gelembung Robinson Resort, Bogor, Jumat (12/3/2021).

Bali United Basketball yang tampil pada laga penutup hari ketiga IBL 2021, akhirnya bisa merasakan kemenangan setelah melumat Pacific Caesar dengan skor meyakinkan 75-47. Pada laga sehari sebelumnya, mereka gagal mengawali laga debutnya dengan hasil manis usai ditundukkan Bima Perkasa Jogjakarta 53-61.

Bacaan Lainnya

Sementara Satria Muda juga menang telak dengan skor 74-47 atas NSH Mountain Gold Timika. Kemenangan ini seakan menjadi pelipur lara bagi skuad asuhan Milos Penjic itu setelah pada laga yang digelar sehari sebelumnya, mereka dibungkam Prawira Bandung 72-73.

Dilansir dari antaranews, Kapten tim Arki Dikania Wisnu menjadi pendulang poin terbanyak bagi Satria Muda dengan raihan 18 poin selama bermain sekitar 17 menit, sedangkan kubu NSH dipimpin Ebrahim Enguino Lopez dengan 13 poin.

Satria Muda sudah unggul jauh 22-11 sejak penutupan kuarter pertama. Mereka masih memimpin 50-22 hingga paruh pertama pertandingan. Meski margin poin terlampau jauh, NSH berupaya memberikan perlawanan di kuarter ketiga. Hingga lima menit awal, kedua tim saling bergantian mencetak enam poin.

Namun Satria Muda justru makin menggila di menit-menit terakhir kuarter ketiga. Mereka memberondong dengan delapan poin tanpa balas, membuat margin melebar hingga skor 64-31. NSH terus berusaha mengejar di kuarter keempat. Namun tambahan 16 poin tak cukup bagi mereka untuk membalikkan keadaan.

Sementara itu, di laga yang berlangsung lebih awal, duel panas terjadi antara Prawira Bandung melawan Amartha Hangtuah. Meski sempat menyulitkan, Hangtuah pada akhirnya harus mengakui keunggulan asuhan Andre Yuwadi itu. Prawira menang 86-73. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses