POSMERDEKA.COM, MATARAM – Arah dukungan Partai Gerindra dalam Pilgub NTB 2024 dinanti sejumlah pihak. Saat ini banyak desakan dari kader di NTB untuk mengusung Ketua DPD Partai Gerindra NTB, Pathul Bahri, sebagai bakal calon Gubernur.
Hanya, meski santer beredar isu akan mendukung Lalu Muhamad Iqbal dan Rohmi Sitti Djalilah, Gerindra justru belum mengerucutkan dukungan ke nama tertentu.
Terkait kondisi ini, Rohmi mengaku bersama bacawagub Musyafirin tengah intensif melakukan komunikasi dengan petinggi DPP Partai Gerindra. “Komunikasi terus jalan dengan Gerindra. Kita lihat saja nanti ya, mohon doanya,” kata Rohmi usai menghadiri Deklarasi 1.000 Perempuan Srikandi Rohmi-Firin di Gelanggang Pemuda Kota Mataram, Rabu (26/6/2024).
Rohmi mengakui Gerindra sebagai satu parpol besar dengan sokongan 10 kursi di DPRD NTB. Karena itu, dia terus menjajaki komunikasi dengan Gerindra. Dia mengklaim komunikasinya dengan jajaran DPP Gerindra sangat baik. “Kalau Gerindra membuka pintu, ya kami juga senang untuk bersama di Pilgub NTB 2024,” sebutnya.
Terkait kemungkinan pasangan bakal calon di Pilgub lebih dari dua, Rohmi berkata tidak mempersoalkan berapa pun jumlahnya. Bagi dia, semakin banyak calon yang bertarung justru tambah bagus. “Kalau saya, mau dua, mau tiga, mau empat, makin banyak tambah bagus,” lugas Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 ini.
Rohmi sebagai bakal calon Gubernur berpasangan dengan Bupati Sumbawa Barat, Musyafirin, untuk menjadi bakal calon Wakil Gubernur. Keduanya didukung PDIP, Perindo dan kemungkinan akan bergabung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Rohmi menjelaskan, keputusannya untuk maju sebagai calon Gubernur berpasangan dengan Musyafirin setelah dia mencermati berbagai perkembangan dinamika sosial politik. Juga mendengar berbagai percakapan dan dialog yang berkembang dalam masyarakat, serta mempertimbangkan saran nasihat dan aspirasi tokoh masyarakat.
Keputusannya tersebut juga disampaikan ke Zulkieflimansyah, mantan Gubernur teman duetnya di Pilgub NTB 2018 silam. Zulkieflimansyah diklaim menerima keputusannya tersebut.
“Beliau sangat memaklumi, mengerti dan ikhlas atas sikap dan keputusan yang saya ambil,” cetusnya. “Saya ambil ini menuju transformasi kehidupan bersama masyarakat NTB menjadi maju dan berdaya saing,” ulasnya menandaskan. rul
























