Fraksi di DPRD Klungkung Minta Perampingan OPD

  • Whatsapp
KETUA DPRD Klungkung, AA Anom, memimpin rapat paripurna pada Rabu (22/12/2021) di kantor DPRD Klungkung. Foto: ist

KLUNGKUNG – Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, akhirnya ditetapkan dan disahkan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta; bersama Ketua DPRD Klungkung, AA Anom, Rabu (22/12/2021) di Ruang Sabha Nawa Natya Kantor DPRD Klungkung.

Sebelum ditetapkan menjadi Perda, sejumlah pandangan diungkapkan oleh fraksi di DPRD Klungkung. Seperti Fraksi Partai Gerindra melalui Nengah Mudiana yang menyarankan Pemkab Klungkung untuk perampingan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Gerindra menyarankan Dinas Pangan dan Dinas Pertanian dalam satu kesatuan, dengan alasan agar mudah berkoordinasi. Begitu juga Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata agar dijadikan satu OPD, dan Damkar dengan BPBD juga disarankan agar menjadi satu atap.

“Kami tetap berpendapat untuk dijadikan satu agar mudah berkoordinasi di dalam menjalankan tugas. Karena ada pendapat enam fraksi yang mengusulkan hal sama, sepatutnya Bupati selaku kepala daerah mengakomodir usulan tersebut, mengingat anggota DPRD sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat,” serunya.

Sebelumnya, Fraksi PDIP melalui Made Satria berpendapat perubahan kedua atas Perda Nomor 9/2016 itu semestinya diajukan dan ditetapkan sebelum APBD Tahun Anggaran 2022, yakni Juni tahun 2021, minimal bersamaan dengan penetapan APBD Tahun Anggaran 2022.

Baca juga :  Melipat Surat Suara, Mengikis Dampak Dirundung Corona

Dia menguraikan, Perda itu telah mengamanatkan perubahan ini terjadi di Dinas Perindustrian, tetapi membias kepada susunan perangkat daerah lain.

“Penggabungan yang sangat memungkinkan untuk mengacu pada prinsip efisiensi yaitu miskin struktur kaya fungsi, seperti salah satu dinas, yakni Dinas Pariwisata dengan Dinas Kebudayaan,” jelasnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.