KARANGASEM – Kondisi bangunan utama kantor Desa Abang, Karangasem terbilang cukup memprihatinkan. Atapnya bocor, dan jika hujan ruangan jadi basah dan lantainya licin. Pegawai pun harus hati-hati melangkah untuk melayani warga.
Berdasarkan pantauan, atap bocor dan beberapa bilah plafon copot. Menurut Putri Ayu, salah seorang staf, atap itu sesungguhnya sudah diperbaiki oleh tukang. Tapi karena terus diguyur hujan, atap jadi rusak lagi dan mengakibatkan bocor.”Belum ada sebulan diperbaiki tapi rusak lagi. Ya kami kalau hujan seperti ini terpaksa gunakan ember untuk menampung air dari atap, harus ekstra hati-hati ketika aktivitas karena lantai licin,” keluhnya, Kamis (3/12/2020).
Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayan, mengakui kerusakan kantornya itu. Dia menyebut perbaikan pasti dilakukan, tapi masih menunggu proses. Kalau kondisi tidak terdampak Covid-19 dan anggaran di desa sebagian tidak direfokusing, dia yakin perbaikan optimal bisa dilakukan. Perbaikan yang dilakukan sebelumnya, kata dia, karena untuk antisipasi tibanya musim hujan. Namun, kondisi perbaikannya tidak bertahan lama lantaran bangunan gedung memang lumayan berumur.
“Sementara kalau situasi hujan kami upayakan ember untuk menampung rembesan air dari atap bocor. Nanti akan kami perbaiki dengan memastikan situasi dan kondisi yang tepat,” jelasnya. nad
























