POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Seorang pria berstatus duda asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana ditemukan tewas di kamar hotel kelas melati di Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara pada Rabu (11/10/2023). Sebelum tewas, korban diduga habis melakukan hubungan suami istri, namun tidak ada yang mengetahui identitas wanita yang diajaknya.
Dari informasi yang dihimpun, Kamis (12/10/2023), sebelum peritiwa tersebut terjadi, korban mendatangi penginapan tersebut sekitar pukul 17.00 Wita dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat DK 6218 ZN berwarna putih. Dia langsung memesan kamar dan membayar Rp50.000 kepada penjaga penginapan dan langsung masuk ke kamar nomor 6.
Berselang kurang lebih 10 menit, tiba-tiba datang seorang perempuan misterius dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru. Perempuan ini mengenakan helm hitam, jaket, diperkirakan berusia sekitar 35 tahun. Setelah kurang lebih 1 jam atau sekitar pukul 18.00 Wita, wanita misterius tersebut keluar dari kamar yang dipesan korban dan langsung pergi.
Namun hingga hari menjelang malam, lampu yang berada di kamar korban ini tidak menyala, sehingga penjaga penginapan curiga dan memanggil temannya untuk melakukan pengecekan ke kamar yang dipesan korban.
“Awalnya saya tidak merasa curiga. Semakin malam karena lampunya mati, saya langsung memanggil teman dan mengetuk pintunya. Namun pintunya tidak terkunci dan langsung masuk terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal dikamar mandi penginapan,” tutur ANT (45) penjaga penginapan.
Setelah diketahui korban meninggal, penjaga penginapan ANT bersama temannya GMR (46) panik dan meminta warga yang berada didekat penginapan tersebut melaporkan ke kelian banjar.
Selanjutnya peristiwa ini dilaporkan ke Babankamtibmas dan pihak kepolisian. “Setelah dilaporkan, beberapa saat Tim Inafis Polres Jembrana bersama dengan seorang bidan dari Puskesmas 2 Negara melakukan pemeriksaan,” katanya.
Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, saat dikomfirmasi Kamis (12/10/2023), membenarkan kejadian tersebut. Kejadian ini diketahui berkat keterangan dari seorang saksi yakni penjaga penginapan.
Saat kedua saksi itu masuk ke dalam kamar dan menyalakan lampu, mereka menemukan korban duduk di lantai kamar mandi. “Tubuhnya mendekap tembok kamar mandi, menghadap ke arah utara, dan hanya mengenakan baju kaos tanpa celana dengan keadaan sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kompol Suaka mengatakan, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Jembrana bersama bidan dari Puskesmas 2 Negara, Ni Putu Sri Eka Agustini, korban diduga telah meninggal sekitar 2 jam sebelum ditemukan.
Selain itu, juga ditemukan adanya sperma pada kemaluan korban. “Kami akan terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis korban,” pungkasnya. man
























