BULELENG – Di tengah pandemi Covid-19, perayaan hari suci Nyepi Tahun Baru Caka 1943 pada tahun ini memang cukup berbeda. Masyarakat Kabupaten Buleleng pada khususnya di hari raya suci Nyepi ini, diharapkan bersama-sama ikut mendoakan agar pandemi Covid-19 cepat berakhir, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, yang mewakili seluruh pimpinan dan anggota DPRD Buleleng, pada Jumat (12/3/2021). Supriatna mendaku, perayaan Nyepi di tahun ini memang cukup berbeda, lantaran masih ditengah situasi pandemi Covid-19.
Supriatna meminta agar masyarakat Buleleng tetap menjalankan seluruh rangkaian perayaan hari raya Nyepi tahun ini dengan baik dan tertib, sesuai dengan imbauan dari Pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
‘’Saya berharap, masyarakat Buleleng pada khususnya dengan penuh rasa kesadaran untuk mengikuti imbauan dari pemerintah jika dalam menjalankan perayaan Nyepi pada tahun ini dengan penerapan protokol kesehatan,’’ pesan Supriatna.
Selain itu, Supriatna berpesan juga kepada masyarakat, untuk tetap menjalankan bakti dharma di hari raya suci ini termasuk mendoakan secara bersama-sama, agar wabah pandemi Covid-19 ini bisa cepat berlalu.
‘’Berdoa secara bersama-sama agar kita semua terbebas dari wabah Covid-19 ini, sehingga kehidupan bisa berjalan normal kembali, dan aktivitas masyarakat normal, serta perekonomian masyarakat kembali bangkit,’’ harap Supriatna.
Diakhir kata, Supriatna selaku Ketua DPRD Buleleng mewakili seluruh anggota DPRD Buleleng dan seluruh Staf Sekretariat Dewan Buleleng mengucapkan, selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943 bagi umat Hindu yang menjalankan, yang jatuh pada Minggu (14/3/2021).
‘’Saya Gede Supriatna selaku pimpinan mewakili seluruh DPRD Buleleng mengucapkan, selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943, semoga seluruh masyarakat selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa,’’ ucapnya memungkasi. rik
























