Diskes Denpasar Gelar Bimtek Keamanan Pangan bagi Industri Rumah Tangga

  • Whatsapp
PELAKSANAAN Bimtek keamanan pangan yang digelar Diskes Denpasar, Senin (25/10/2021). foto: ist

DENPASAR – Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Denpasar, Senin (25/10/2021). Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pemilik atau penanggungjawab IRTP tentang hygine sanitasi pengolangan pangan.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr.  Luh Putu Sri Armini mengatakan, Bimtek ini  penting dilaksanakan karena banyak penyakit dapat dihantarkan melalui konsumsi pangan yang tidak aman. Diare merupakan penyakit yang paling banyak terjadi.

Bacaan Lainnya

Pemenuhan pangan yang aman dan bermutu merupakan hak asasi setiap manusia, tidak terkecuali pangan yang dihasilkan oleh Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP).

Menurutnya dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, telah beberapa kali diubah. Terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melaksanakan pertama, penerbitan izin produksi makanan dan minuman pada industri rumah tangga, dan kedua Pengawasan post-market produk makanan-minuman industri rumah tangga.

Dalam rangka produksi dan peredaran pangan oleh IRTP, Pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan mengamanatkan bahwa pangan olahan yang diproduksi industri rumah tangga wajib memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) yang diterbitkan Bupati/Walikota.

Baca juga :  Menapaki 232 Tahun Kota Denpasar, Tingkatkan Infrastruktur Pendukung, Implementasi Kreativitas, Kompetensi SDM

Untuk itu, pemerintah berkewajiban meningkatkan daya saing produk pangan industri rumah tangga melalui peningkatan kesadaran dan motivasi produsen tentang pentingnya pengolahan pangan yang higienis.

Berdasarkan dengan data-data tersebut, maka pemerintah perlu memberikan perhatian prioritas terhadap pengembangan, pembinaan dan pengawasan pada IRTP tersebut, baik dalam aspek manajemen usaha, peningkatan kompetensi SDM, peningkatan kapasitas produksi, keamanan dan mutu produk. “Hal tersebut dilakukan agar produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dapat bersaing di pasar modern,” ungkap Sri Armini.

Lebih lanjut dikatakan, Kota Denpasar saat ini memiliki 219 IRTP dengan 1.029 produk yang tersertifikasi. Industri Rumah Tangga Pangan di Kota Denpasar terus tumbuh dan berkembang dengan berbagai inovasi produk yang merupakan kreatifitas masyarakat. Untuk dapat bersaing di pasar modern tentunya dibutuhkan legalitas yang dapat menjamin bahwa penerapan hygiene sanitasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, Pemilik/Penanggung Jawab harus memiliki pengetahuan tentang Cara Produksi Pangan Industri Rumah Tangga sehingga dapat diterapkan dengan baik di tempat usahanya untuk menjamin mutu Produk sesuai dengan standar. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang hygiene sanitasi  bagi Pemilik/Penanggung Jawab IRTP, maka dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan.

Menurutnya, penyelenggara Bimbingan Teknis Keamanan Pangan terhadap 70 Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan dengan ketentuan Yakni Penyelenggara Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Peserta adalah pemilik/penanggung jawab IRTP di Kota Denpasar.

Baca juga :  Ganggu Ketertiban Umum, Sat Pol PP Denpasar Amankan Pengamen dan Orang Linglung

Narasumber adalah tenaga penyuluh keamanan pangan yang kompeten/bersertifikat PKP di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Denpasar/Narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar.

Waktu penyelenggaraan, Senin (25/10/2021) yang dikuti 35 peserta dan Selasa (26/10/2021) juga sebanyak 35 Peserta. Dengan Bimtek ini, diharapkan  dapat memberikan manfaat kepada pemerintah, pelaku usaha IRTP dan masyarakat terkait jaminan  keamanan dan mutu produk IRTP. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.