POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Sempat ditutup selama 29 hari karena ada Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, kini pendakian ke Gunung Agung kembali dibuka. Makanya wisatawan beramai-ramai mendaki ke gunung yang memiliki ketinggian 3.142 mdpl tersebut.
Koordinator Pendaki Gunung Agung Jalur Pasar Agung, I Wayan Widi Yasa, mengatakan, setelah dibuka kembali sejak dini hari, para wisatawan banyak yang ingin mendaki Gunung Agung. Mereka melalui beberapa jalur seperti Pasar Agung, Puregai, Besakih dan yang lainnya.
“Sampai saat ini berdasarkan hasil koordinasi yang kami lakukan bersama para pemandu yang ada di masing-masing jalur, kurang lebih ada 50 orang yang melakukan pendakian,” kata Widi Yasa, Kamis (27/4/2023).
Jumlah tersebut, sebutnya, hanya yang mendaki ke Gunung Agung pada saat pagi hari. Kemungkinan sampai malam jumlahnya akan terus bertambah. Alasannya, banyak wisatawan yang menunda pendakian akibat ada imbauan untuk tidak melakukan pendakian selama Karya IBTK di Pura Agung Besakih.
“Para wisatawan sangat antusias melakukan pendakian setelah sempat tertunda beberapa hari. Saya harap untuk hari-hari berikutnya semakin banyak wisatawan yang mendaki,” sambungnya.
Pada hari pertama pendakian ke Gunung Agung setelah ditutup, imbuhnya, wisatawan yang datang didominasi wisatawan mancanegara dari Rusia. Sementara wisatawan domestik hanya ada satu atau dua orang saja.
Selain wisatawan, ada juga rombongan pemedek yang jumlahnya kurang lebih 100 orang ikut mendaki. Mereka berasal dari wilayah Peringsari, Kecamatan Selat yang mendaki untuk nunas tirta atau air suci berkaitan dengan karya (upacara) yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut. nad
























