Di Bangli, Kesadaran Prokes Warga Masih Kurang

  • Whatsapp
WARGA terjaring Operasi Yustisi terkait prokes, Senin (8/3/2021) karena tak memakai masker. Foto: ist
WARGA terjaring Operasi Yustisi terkait prokes, Senin (8/3/2021) karena tak memakai masker. Foto: ist

BANGLI – Penerapan PPKM Berskala Mikro tidak juga menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 masih mengkhawatirkan, dan pentingnya menjalankan protokol kesehatan (prokes), minimal memakai masker. Kurangnya kesadaran itu terlihat dari masih saja ada warga yang terjaring Operasi Yustisi terkait prokes, Senin (8/3/2021).  

Pada operasi kali ini, ada dua warga yang terjaring karena tidak memakai masker. Petugas memberi sanksi dan teguran kepada kedua orang tersebut, agar tidak mengulangi perbuatannya. “Masih ada warga tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, membuktikan masih kurangnya kesadaran warga tentang pentingnya protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid 19,” sesal Dandim Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana, di sela-sela kegiatan.

Bacaan Lainnya

Di tempat terpisah, menjelang pelaksanaan upacara ngaben salah seorang tokoh adat Banjar Manuk, Desa Susut, personel Polsek Susut dan Kodim Bangli mengimbau warga tetap mematuhi prokes. Covid-19 sampai saat ini masih mewabah, tapi kegiatan keagamaan dan adat harus tetap berjalan. Warga Banjar Manuk, Desa Susut, Kecamatan Susut akan melakukan proses ngaben Jero Mangku Gadir di Pura Dalem, Banjar Manuk, Desa Susut. gia

Baca juga :  Bawaslu Undang Eksternal Kritisi Pengawasan Pilkada 2020, Ketaatan Prokes Tetap Diatensi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.